Realisasi Pendapatan Negara di Papua Capai Rp265,87 Miliar
- 27 Feb 2026 21:34 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Realisasi Pendapatan Negara di wilayah Papua hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp265,87 miliar atau 3,92 persen dari target Rp6,7 triliun. Sementara itu, Belanja Negara telah terealisasi Rp4,33 triliun atau 8,09 persen dari pagu Rp53,54 triliun.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Papua, Izharul Haq, mengatakan target Pendapatan Negara 2026 terdiri dari Pajak Dalam Negeri Rp5,73 triliun, Pajak Perdagangan Internasional Rp234,54 miliar, serta PNBP Rp808,25 miliar. “Sampai akhir Januari 2026, pendapatan negara yang telah terkumpul sebesar Rp265,87 miliar atau 3,92 persen dari target,” katanya, Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menjelaskan Pajak Dalam Negeri mendominasi realisasi dengan capaian Rp187,44 miliar, didorong oleh penerimaan PPh Nonmigas, PPN dan PPnBM, serta PBB yang meningkat secara year-on-year. Pajak Perdagangan Internasional menyumbang Rp30,58 miliar, terutama dari Bea Masuk atas impor barang dan jasa.
Sementara itu, PNBP hingga akhir Januari mencapai Rp47,86 miliar atau 5,92 persen dari target. Capaian ini ditopang oleh PNBP lainnya sebesar Rp40,65 miliar dan pendapatan Badan Layanan Umum Rp7,21 miliar.
Di sisi belanja, pemerintah mengalokasikan pagu Belanja Negara sebesar Rp53,54 triliun, terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat Rp17,24 triliun dan Transfer ke Daerah Rp36,30 triliun. "Hingga 31 Januari 2026, realisasi belanja mencapai Rp4,33 triliun dan meningkat 7,60 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," ujar dia.
Belanja Pemerintah Pusat terealisasi Rp528,68 miliar atau tumbuh 27,99 persen secara year-on-year. Sementara Transfer ke Daerah yang telah disalurkan sebesar Rp3,80 triliun dengan pertumbuhan 5,27 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan realisasi belanja di awal tahun menunjukkan komitmen pemerintah dalam percepatan pembangunan di wilayah Papua," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....