Mengenal Public Speaking

  • 24 Feb 2026 12:15 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO,ID, Jayapura - Public speaking adalah keterampilan komunikasi penting yang membantu seseorang tampil percaya diri berbicara di depan audiens. Kemampuan ini mencakup penguasaan materi, penyampaian persuasif, serta bahasa tubuh yang membuat pembicara terlihat meyakinkan oleh publik luas.

Banyak orang mengira public speaking hanya dibutuhkan MC, dosen, atau motivator, padahal semua orang memerlukannya dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan ini hadir dalam interaksi keluarga, pekerjaan, dan lingkungan sosial tanpa disadari setiap hari oleh banyak individu masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Doktor Anita Sari, dosen sekaligus Dekan Universitas Yapis Papua serta Ketua Yayasan Gema Papua. Ia menyampaikan hal itu, saat menjadi narasumber Podcast RRI Jayapura membahas public speaking bersama generasi muda Papua.

Ketertarikan Anita Sari, muncul ketika melihat seseorang mampu berbicara lancar dan menarik di depan umum dengan percaya diri. Pengalaman tersebut mendorongnya mendalami ilmu komunikasi serta mendirikan Yayasan Gema Papua, untuk membina generasi muda.

“Setelah saya membuka Yayasan Gema Papua, di situlah saya menanamkan, bahwa bukan hanya untuk MC, dosen, atau motivator. Tetapi siapapun bisa dan perlu menguasainya, karena dalam keseharian tanpa sadar kita sudah melakukan teknik public speaking," ujarnya.

Menurut Anita, public speaking dapat dipelajari dengan percaya diri, penguasaan materi, dan pemahaman audiens secara bertahap. Rasa gugup di awal wajar dan bisa diatasi melalui latihan, relaksasi tubuh, serta teknik pernapasan sederhana efektif pribadi.

"Di awal saya buat santai gitu dengan gerakan- gerakan tubuh, tergantung individu. Dan grogi di awal yah wajarlah itu," ucap dia.

Sementara itu, Tenry Ugi, dosen Uniyap Papua dan Yayasan Gema Papua, menegaskan prinsip-prinsip dalam public speaking. Kepercayaan diri, kontrol diri, serta kemampuan membaca situasi sangat penting. Ia menyarankan evaluasi diri, menerima masukan, dan menghilangkan keraguan untuk terus berkembang dalam keterampilan komunikasi publik sehari-hari.

“Percaya diri dan kontrol diri, itu harus mutlak dimiliki seorang public speaker. Harus bisa tanamkan dalam diri bahwa saya mampu gitu, dengan mengatur tata bahasa dan teknik pernapasan gitu,” katanya.

Tenry menambahkan, untuk mencapai sukses, seorang public speaker, tidak boleh meragukan dirinya sendiri. Ia harus punya trik-trik tertentu agar bisa lebih baik.

“Pokoknya minta masukanlah supaya bisa memperbaiki yang tidak baik. Karena bagi kita baik, tapi bagi orang lain belum tentu baik kan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....