Keerom Diproyeksikan Jadi Lumbung Pangan Papua
- 23 Feb 2026 05:45 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Keerom – Gubernur Papua Matius Fakhiri meninjau langsung lokasi penanaman padi dan pengembangan cetak sawah seluas 13.200 hektare di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan di Papua.
Dalam peninjauan, Gubernur menetapkan Keerom sebagai salah satu wilayah strategis pengembangan pertanian skala besar bersama Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi. “Keerom ini sangat pas dan cocok untuk kita lakukan cetak sawah. Bukan hanya sawahnya, tetapi juga akan kita bangun irigasi, jalan produksi, sampai dengan fasilitas pendukung produksi beras,” ujar Fakhiri, Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menargetkan pengembangan sawah di Papua dapat mencapai 30.000 hektare. Pengembangan sawah itu pun berpeluang ditingkatkan hingga 50.000 hektare sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Kalau kita bisa mencapai 30 ribu hektare, maka Papua sudah berada pada posisi surplus. Dengan dukungan kebijakan pusat, target itu bisa kita tingkatkan menjadi 50 ribu hektare,” ucapnya.
Menurut Gubernur, dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpotensi melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun. Hal tersebut diyakini mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Papua sekaligus membuka peluang pasokan ke daerah lain.
Ia mengajak masyarakat Keerom terus bekerja bersama pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. “Provinsi Papua akan bertumbuh dari sektor pertanian. Mari kita buktikan bahwa Papua mampu menjadi daerah dengan ketahanan pangan yang kuat,” kata Fakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....