Kanada Tinjau Proyek Perlindungan Anak di Papua
- 11 Feb 2026 13:02 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Kedutaan Besar Kanada meninjau pelaksanaan program perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual di Papua yang didanai melalui skema Canada Fund for Local Initiatives (CFLI). Program tersebut dilaksanakan oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) bersama mitra lokal.
Second Secretary Political and Public Affairs Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste, Arielle Sobhani, mengatakan kunjungannya ke Jayapura berlangsung selama dua hari. “Kunjungan saya bertujuan untuk meninjau proyek CFLI yang berfokus pada perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual,” katanya di Jayapura, Selasa, 10 Februari 2026.
Selain meninjau program, Arielle juga bertemu jajaran Pemerintah Provinsi Papua untuk membahas peluang kerja sama lanjutan. “Kami mendiskusikan hal-hal yang bisa kami kerjasamakan antara Provinsi Papua dan Pemerintah Kanada. Termasuk beberapa proyek kesehatan yang akan kita majukan bersama pada masa depan,” ujarnya.
Asisten III Sekretariat Daerah Papua, Suzana Wanggai, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kanada terhadap isu perlindungan perempuan dan anak di Papua. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kanada yang sudah memberikan perhatian penuh kepada Papua, khususnya terkait perlindungan anak dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.
Menurut Suzan, program yang didanai Kanada tersebut sedang dievaluasi untuk melihat sejauh mana pelaksanaannya di lapangan. “Tadi sudah dilakukan pertemuan bersama dinas-dinas terkait untuk melihat perkembangan program yang dilaksanakan PKBI dan langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan,” ucapnya.
Ia menambahkan, kerja sama Indonesia dan Kanada telah berjalan cukup lama, termasuk di Papua. “Kanada merupakan negara sahabat kita dan kerja sama sudah berjalan lama. Selain perlindungan anak dan perempuan, ada juga program lain di bidang kesehatan dan pelatihan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua memastikan akan menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut. “Terutama terkait rencana penguatan program perlindungan anak, pencegahan kekerasan seksual, serta dukungan kesehatan masyarakat di masa mendatang,” ucap Suzana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....