Mendagri Apresiasi Peran Komdigi dalam Informasi Bencana

  • 31 Jan 2026 18:50 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi peran Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam menjaga kelancaran arus informasi selama proses pemulihan pascabencana di sejumlah daerah. Menurutnya, dukungan komunikasi publik yang dibangun melalui media center terpadu di tingkat pusat dan daerah memberi dampak nyata bagi kejelasan informasi yang diterima masyarakat. Tito menilai, secara umum kondisi jaringan internet dan komunikasi berjalan dengan baik di wilayah terdampak. Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan di sejumlah daerah terpencil yang membutuhkan penanganan khusus.

“Hampir sebagian besar internet bagus semua, komunikasi juga Alhamdulillah bagus. Tinggal mungkin daerah-daerah terpencil yang belum, dan itu berkait kerja sama yang berjalan secara senyap,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Januari 2026.

Usai bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, Kemkomdigi mendirikan sejumlah posko yang berfungsi sebagai pusat informasi dan media center. Fasilitas ini digunakan untuk mendukung komunikasi darurat sekaligus koordinasi penanganan bencana.

Di Aceh, posko informasi dipusatkan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh. Sementara di Sumatra Barat, media center berada di Komplek Kantor Gubernur Sumbar. Adapun di Sumatra Utara, posko beroperasi di tiga lokasi, yakni Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Sumut, Gelanggang Olahraga Pandan di Tapanuli Tengah, serta Posko Dukungan Psikososial di Hamparan Perak, Deli Serdang.

Posko-posko tersebut dimanfaatkan sebagai ruang kerja jurnalis, lokasi konferensi pers, serta titik koordinasi lapangan bagi petugas Kemkomdigi, operator seluler, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, posko juga menjadi tempat pemantauan jaringan telekomunikasi dan ruang redaksi bersama untuk menyusun serta menyebarkan informasi penanganan bencana.

Untuk memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang diketuai langsung oleh Mendagri. Salah satu langkah yang diambil adalah pendirian media center terpusat di Posko Kemendagri sebagai sumber informasi resmi bagi publik.

Media center tersebut direncanakan menyampaikan perkembangan pemulihan secara rutin melalui laporan harian dan mingguan. Tito berharap dukungan komunikasi terpusat ini dapat membantu masyarakat mengikuti proses pemulihan secara lebih jelas.

Di daerah terdampak, mekanisme komunikasi publik disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Di Aceh, posko khusus disiapkan untuk menyampaikan perkembangan kegiatan pemulihan dari hari ke hari. Sementara di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, penyampaian informasi dikoordinasikan oleh pemerintah daerah melalui dinas komunikasi dan informatika setempat.

Kemkomdigi menyatakan dukungan penuh terhadap skema komunikasi terpadu tersebut sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, rutin, dan mudah diakses selama masa pemulihan bencana.

Sumber: infopublik.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....