Yan Mandenas : Jayapura Bisa Menjadi Sentral Perdagangan Asia Pasifik

  • 26 Jan 2025 21:52 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura : Anggota DPR RI Komisi XIII, Yan Permenas Mandenas mengharapkan Jayapura bisa menjadi sentral perdagangan Asia Pasifik. Hal itu disampaikan Yan Mandenas saat mengunjungi Tapal Batas RI-Papua Nugini, Kota Jayapura, Jumat (24/1/2025).

Alasan ingin Jayapura sebagai sentral perdagangan Asia Pasifik, lantaran perbatasan bisa menjadi tempat pertukaran ekonomi antar kedua negara.

“Karena mimpi besar kita suatu saat Indonesia bisa menempatkan Jayapura ini sebagai daerah strategis untuk menjadi jalur perdagangan Asia pasifik,” kata Mandenas kepada awak media.

Oleh karena itu diperlukan komunikasi yang intens bersama pemerintah, daerah maupun PNG melalui pertukaran kunjungan.

“Saya berharap tinggal kita tingkatkan komunikasi dengan PNG, supaya mereka konsisten bisa memenuhi kesepakatan-kesepakatan di tingkat atas antara negara kita dengan negara mereka melalui pemerintah yang sudah terbangun,” ucap dia.

Menurut Mandenas, adanya jalur perdagangan juga turut membantu negara tetangga dari sisi perekonomian.

“Kita berharap jalur perdagangan bisa terbuka. Kalau bisa dibuka itu akan menjadi sentral sebagai jalur perdagangan Asia pasifik karena negara-negara tetangga di pasifik masih banyak membutuhkan dukungan dan pasokan bahan makanan tapi juga distribusi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Dia berharap sebagai pilot project untuk saling berkolaborasi bersama kedeapn untuk dikembangkan daerah lain di PNG, misalnya menjadi hub jalur perdagangan Vanimo dan Indonesia.

“Yang terpenting bagaimana membangun kepercayaan antar dua negara. Misalkan masalah keamanan dan safety security untuk kunjungan lintas batas, karena itu akan menambah kepercayaan diri kedua belah pihak,” ucapnya.

Sementara Kepala PLBN Skouw, Mathilda Pusung mengapresiasi kunjungan tersebut untuk mengetahui secara langsung pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Harapan kami tentunya perlu meningkatkan sinergitas dan kordinasi dengan instansi terkait yang ada di PLBN Skouw, supaya bisa meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi di sini dan pasti pelayanan di PLBN bisa berjalan dengan baik,” kata Mathilda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....