Peraih Sepatu Emas Piala Dunia FIFA dari Masa ke Masa
- 05 Mei 2026 19:10 WIB
- Jayapura
Poin Utama
- Sepatu Emas atau Golden Boot dalam Piala Dunia FIFA dari masa ke masa, menjadi simbol supremasi individu
- Peraih Sepatu Emas dari masa ke masa
- Sepatu Emas diberikan kepada pencetak gol terbanyak, sebagai bentuk pengakuan performa terbaik sepanjang turnamen berlangsung
RRI.CO.ID, Jayapura - Peraih Sepatu Emas atau Golden Boot dalam Piala Dunia FIFA dari masa ke masa, menjadi simbol supremasi individu. Penghargaan ini diberikan kepada pencetak gol terbanyak, sebagai bentuk pengakuan performa terbaik sepanjang turnamen berlangsung.
Melansir FIFA.com, penghargaan ini mulai dikenal resmi sejak 1982 dengan nama Golden Shoe sebelum berubah. Namun media internasional mencatat pencetak gol terbanyak sejak 1930, tetap diakui sebagai bagian sejarah penghargaan bergengsi tersebut.
Pada edisi pertama 1930, Guillermo Stabile mencetak delapan gol dan menjadi peraih awal penghargaan ini. Rekor luar biasa kemudian dicatat Just Fontaine, dengan 13 gol pada edisi 1958 menurut data FIFA.
Memasuki era modern, nama besar seperti Gerd Muller dan Gary Lineker, mendominasi daftar tersebut. Media luar menyebut dominasi penyerang Eropa pada periode ini, menunjukkan kekuatan taktik dan efisiensi permainan di level tertinggi.
Era 1990 hingga 2000, menghadirkan persaingan ketat dengan munculnya Davor Suker dan Ronaldo. Ronaldo mencetak delapan gol pada 2002 dan membawa Brasil meraih gelar juara dunia.
Pada dekade berikutnya, Miroslav Klose dan Thomas Muller, kembali menegaskan dominasi Eropa di turnamen. BBC dan Reuters, menilai konsistensi performa menjadi kunci utama pemain dalam meraih Sepatu Emas di panggung terbesar dunia.
Edisi terbaru, menghadirkan Harry Kane dan Kylian Mbappe, sebagai peraih penghargaan bergengsi tersebut. Mbappe mencetak delapan gol termasuk hattrick pada final Piala Dunia 2022, yang menjadi catatan sejarah penting.
Secara keseluruhan, peraih Sepatu Emas mencerminkan evolusi kualitas penyerang dari generasi ke generasi dalam sejarah sepak bola. FIFA, menegaskan setiap nama dalam daftar tersebut bukan hanya pencetak gol tetapi ikon yang membentuk sejarah turnamen dunia.
Menatap Piala Dunia FIFA 2026, persaingan meraih Sepatu Emas dipastikan semakin ketat. Pertanyaannya kini, siapa yang mampu tampil konsisten, tajam, dan menentukan hingga akhir turnamen menjadi pencetak gol terbanyak dunia?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....