Ronaldo Tutup Babak Piala Dunia, Portugal Pulang dengan Kepala Tegak
- 07 Jul 2026 09:27 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Cristiano Ronaldo mengakhiri perjalanan Piala Dunia 2026 bersama Portugal dengan kekalahan menyakitkan dari Spanyol pada babak 16 besar. Portugal takluk 0-1 setelah kebobolan gol Mikel Merino pada menit ke-90+2.
Kekalahan itu memaksa Selecao kembali pulang, sekaligus menutup lembar terakhir Ronaldo di panggung Piala Dunia. Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal, dengan kedua tim saling menekan dan menjaga keseimbangan permainan sepanjang babak pertama.
Portugal beberapa kali mencoba mengancam melalui serangan balik yang dipimpin Cristiano Ronaldo dan Rafael Leao. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tetap bertahan tanpa gol hingga jeda pertandingan.
Portugal mampu bertahan dengan disiplin menghadapi tekanan Spanyol yang lebih banyak menguasai penguasaan bola sepanjang babak kedua. Ketika laga tampak mengarah menuju perpanjangan waktu, Mikel Merino mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+2. Gol dramatis tersebut, memastikan Spanyol melangkah menuju perempat final Piala Dunia 2026 dengan penuh keyakinan.
Di balik kekalahan itu, perhatian dunia tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang menjalani pertandingan terakhirnya pada ajang Piala Dunia. Penyerang berusia 41 tahun tersebut, mengakui turnamen kali ini menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier gemilangnya. Namun Ronaldo belum memastikan masa depannya bersama tim nasional Portugal setelah kompetisi berakhir.
Melansir Reuters, Ronaldo mengatakan mimpinya menjuarai Piala Dunia memang telah berakhir, tetapi kecintaannya kepada Portugal tidak pernah berubah. Ia juga menyampaikan bahwa keputusan mengenai masa depan bersama tim nasional akan dipikirkan dengan tenang. Bagi Ronaldo, mengenakan seragam Portugal tetap menjadi kehormatan terbesar sepanjang perjalanan karier sepak bolanya.
Selama lebih dari dua dekade, Ronaldo menjadi simbol semangat, dedikasi, dan ambisi sepak bola Portugal di panggung internasional. Ia mencatat sejarah, sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Warisan tersebut melampaui angka statistik, karena menginspirasi generasi baru pesepak bola Portugal untuk terus bermimpi besar.
Meski harus kembali ke rumah tanpa trofi Piala Dunia, Ronaldo meninggalkan lapangan dengan penghormatan dari rekan maupun lawan. Air mata para pendukung, menjadi bukti besarnya pengaruh sang kapten bagi perjalanan sepak bola Portugal selama bertahun-tahun. Piala Dunia mungkin berakhir baginya, tetapi kisah Cristiano Ronaldo akan terus hidup dalam sejarah sepak bola dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....