Tren Makanan Viral 2026 di Media Sosial

  • 15 Jan 2026 17:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Memasuki tahun 2026, dunia kuliner dipenuhi tren makanan yang tak hanya menggugah selera tetapi viral di media sosial. Konsumen kini mencari lebih dari sekadar rasa, mereka ingin pengalaman, cerita, dan inovasi.

Dari makanan sehat hingga kreasi unik yang tampil di TikTok atau Instagram. Tren makanan tahun, ini mencerminkan perubahan gaya hidup dan preferensi konsumen yang makin dinamis.

Melansir tastewaste.io, salah satu tren yang menonjol adalah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan dan fungsionalitas makanan. Konsep beauty foods, makanan yang diklaim memberi manfaat kecantikan dari dalam mulai ramai dibicarakan.

Menggunakan bahan seperti kolagen dan nutrisi yang mendukung kulit, rambut, dan tulang menjadi sorotan utama. Selain itu, makanan tinggi serat atau fiber maxxing diprediksi akan menjadi favorit. Hal ini karena dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan menawarkan rasa kenyang lebih lama.

Tak kalah menarik, bahan-bahan klasik yang dulu kurang populer kini kembali naik daun. Misalnya, penggunaan beef tallow atau lemak sapi dalam masakan mendapat perhatian. Penggunaan bahan ini dianggap lebih alami dan memberikan rasa yang kaya.

Begitu pula dengan mentega premium atau fancy butter, yang naik kelas dari sekadar bahan dapur biasa. Bahan ini bisa menjadi elemen penting dalam kreasi kuliner modern yang estetis dan lezat.

Selain itu, tren makanan viral di media sosial juga mencakup berbagai kreasi yang mudah dibagikan dan estetis. Beberapa makanan ringan seperti marshmallow dalam minuman dan camilan mulai muncul dalam berbagai bentuk baru. Sementara solusi freezer revolution menunjukkan bagaimana makanan beku berkualitas tinggi, bisa menggantikan makanan cepat saji konvensional di rumah.

Media sosial juga membantu menyebarkan popularitas makanan-makanan tradisional yang diolah dengan sentuhan baru. Misalnya, tteokbokki khas Korea yang terus menarik minat karena tampilannya menarik dan variasinya kreatif di berbagai platform.

Tren ini menunjukkan bahwa makanan viral 2026 tidak hanya soal rasa. Tetapi juga estetika dan pengalaman yang dibagikan secara luas di komunitas digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....