Konsumsi Gula Berlebihan Dapat Memengaruhi Tekanan Darah

  • 29 Sep 2026 09:45 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat, bahwa konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada kelompok masyarakat tertentu. Selain garam, asupan gula perlu dibatasi karena pola makan tinggi gula dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah.

Melansir Kemenkes RI, terlalu banyak gula dapat mengganggu sistem tubuh yang berperan mengatur tekanan darah secara normal. Kondisi tersebut menunjukkan, pentingnya memperhatikan jumlah gula harian, terutama melalui makanan dan minuman manis yang dikonsumsi setiap hari.

Gula berlebihan juga dapat meningkatkan kadar gula darah dan asam urat, yang berpotensi memengaruhi fungsi ginjal dalam tubuh. Gangguan pada fungsi ginjal dan pembuluh darah tersebut, dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Kemenkes juga menyebut, konsumsi gula berlebihan dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap garam dalam pola makan sehari-hari. Akibatnya, dampak konsumsi garam terhadap tekanan darah dapat menjadi lebih besar, ketika asupan gula tetap berlebihan secara signifikan.

Karena itu, masyarakat dianjurkan mulai membatasi konsumsi gula dan garam dalam menu makanan serta minuman setiap hari. Kebiasaan tersebut, dapat menjadi upaya menjaga kesehatan tubuh dan membantu mengendalikan risiko hipertensi.

Masyarakat perlu pula memperhatikan kandungan gula dalam makanan kemasan, minuman manis, serta berbagai sajian keluarga yang dikonsumsi rutin. Membaca informasi nilai gizi pada kemasan, dapat membantu menentukan pilihan makanan dengan kandungan gula yang lebih.

Selain mengatur pola makan, pemeriksaan tekanan darah secara rutin penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak lebih awal. Langkah tersebut membantu masyarakat mengenali perubahan tekanan darah dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, apabila memang diperlukan pemeriksaan lanjutan.

Penerapan pola makan seimbang tidak berarti menghindari gula dan garam sepenuhnya, tetapi mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar sehari-hari. Keseimbangan asupan makanan, aktivitas fisik, istirahat cukup, serta pemeriksaan kesehatan dapat mendukung upaya menjaga tekanan darah secara konsisten.

Dengan membatasi gula dan garam, masyarakat dapat membangun kebiasaan makan lebih sehat, sekaligus memperhatikan kesehatan tekanan darah sehari-hari. Kemenkes mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksa tekanan darah, sebagai langkah pencegahan penyakit sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....