Kesalahan saat Memotong Kuku yang Masih Sering Dilakukan
- 19 Mei 2026 11:22 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Memotong kuku merupakan kebiasaan sederhana yang penting dilakukan, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Namun, sebagian masyarakat masih sering melakukan kesalahan saat memotong kuku, tanpa menyadari dampaknya bagi kesehatan tubuh nantinya.
Melansir jurnal Springer Nature, kuku yang dipotong terlalu pendek dapat meningkatkan risiko luka maupun infeksi pada area kuku. Penelitian tersebut menjelaskan, kondisi kuku yang terluka lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat bakteri maupun jamur tertentu.
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan, adalah memotong kuku terlalu pendek hingga mengenai bagian kulit di sekitarnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri, iritasi, bahkan meningkatkan risiko infeksi pada area kuku tangan maupun kaki.
Sebagian orang, juga masih menggunakan alat pemotong kuku yang kurang bersih ketika melakukan perawatan kuku secara rutin. Padahal alat yang tidak higienis, dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri maupun jamur penyebab gangguan kesehatan kuku.
Melansir jurnal dermatologi internasional, infeksi kuku sering berkaitan dengan kebersihan kuku serta kebiasaan perawatan yang kurang tepat. Penelitian tersebut menyebut kuku tidak sehat, dapat memengaruhi jaringan sekitar serta menimbulkan rasa tidak nyaman.
Memotong kuku dengan bentuk terlalu melengkung, juga sering dilakukan terutama pada bagian kuku kaki oleh sebagian masyarakat luas. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko kuku tumbuh ke dalam, sehingga menyebabkan rasa sakit ketika berjalan maupun beraktivitas sehari-hari.
Selain itu, banyak orang memotong kuku terburu-buru tanpa memperhatikan kondisi pencahayaan maupun kebersihan area tempat memotong kuku tersebut. Akibatnya kuku dapat terpotong tidak rata dan melukai kulit sekitar jari tangan maupun kaki, saat proses pemotongan berlangsung.
Pengalaman tak menyenangkan terkait permasalahan kuku, pernah dirasakan seorang ibu rumah tangga di Kota Jayapura, Lina. Ia sempat merasakan perih karena terluka hingga kulit di sekitar jari kakinya bengkak, lantaran memotong kukunya terlalu pendek.
"Jadi sedikit trauma, karena pernah merasa kesakitan dan tidak nyaman karena salah potong kuku. Sekarang mulai lebih berhati-hati, setelah merasakan nyeri ketika berjalan maupun melakukan aktivitas sehari-hari," ucapnya.
Penelitian dalam jurnal Nature, juga menyebutkan gangguan kuku dapat berkembang akibat trauma berulang maupun kesalahan perawatan kuku. Karena itu, kesehatan kuku perlu diperhatikan karena berhubungan dengan kesehatan kulit dan jaringan sekitar kuku.
Para ahli kesehatan kemudian menyarankan kuku dipotong lurus dan tidak terlalu pendek, agar tetap aman. Kebiasaan sederhana tersebut membantu menjaga kuku tetap sehat, sekaligus mengurangi risiko luka maupun infeksi pada area sekitar kuku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....