Benarkah Mentimun Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi?

  • 13 Mei 2026 20:47 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Mentimun sering dipercaya membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena mengandung air, kalium, serta berbagai nutrisi baik bagi tubuh. Kandungan tersebut membantu menjaga keseimbangan cairan, sekaligus mendukung fungsi pembuluh darah agar tetap bekerja dengan baik.

Melansir jurnal Nutrients, makanan kaya kalium membantu tubuh mengurangi efek natrium atau garam berlebihan penyebab tekanan darah tinggi. Mentimun memiliki kandungan kalium cukup baik, sehingga dapat dikonsumsi untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Selain kalium, mentimun memiliki kandungan air tinggi sehingga membantu tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari. Hidrasi yang baik membantu menjaga sirkulasi darah lebih lancar, sehingga tekanan darah tidak mudah mengalami peningkatan berlebihan.

Melansir jurnal American Journal of Hypertension, pola makan kaya buah serta sayuran berperan penting membantu mengontrol tekanan darah secara alami. Mentimun salah satunya, sebagai bagian dari pola hidup sehat untuk penderita tekanan darah tinggi.

Namun, mentimun bukan obat utama untuk mengatasi hipertensi sehingga hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang dewasa. Tekanan darah tinggi tetap perlu dikontrol melalui pola makan sehat, olahraga rutin, tidur cukup, serta pemeriksaan kesehatan berkala.

Selain mengonsumsi mentimun, penderita hipertensi juga dianjurkan membatasi makanan tinggi garam, makanan olahan, serta minuman terlalu manis. Kebiasaan merokok, kurang bergerak, dan stres berkepanjangan dapat membuat tekanan darah lebih sulit dikendalikan secara stabil.

Mengonsumsi mentimun lebih baik dalam keadaan segar tanpa tambahan garam berlebihan, agar manfaatnya lebih optimal bagi tubuh. Mentimun dapat dijadikan lalapan, campuran salad, maupun infused water untuk membantu menjaga asupan cairan tubuh sehari-hari.

Mentimun memang dapat membantu mendukung kestabilan tekanan darah apabila dikonsumsi sebagai bagian pola hidup sehat seimbang. Namun, untuk penderita hipertensi berat, pemeriksaan dokter serta pengobatan sesuai anjuran medis tetap sangat penting dilakukan secara rutin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....