Mengapa Tekanan Darah Pagi dan Malam Hari Berbeda?
- 13 Mei 2026 20:25 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Tekanan darah manusia pada pagi dan malam hari, tidak selalu berada pada angka yang sama. Perubahan tersebut dipengaruhi aktivitas tubuh, pola tidur, hormon, serta kondisi emosional seseorang setiap harinya.
Melansir jurnal Hypertension Research, tekanan darah biasanya meningkat pada pagi hari, ketika tubuh bangun dari waktu istirahat malam. Kondisi tersebut terjadi, karena sistem saraf dan hormon tubuh mulai aktif untuk mempersiapkan aktivitas harian.
Pada pagi hari, tubuh memproduksi hormon kortisol dan adrenalin, yang membantu meningkatkan energi serta kewaspadaan setelah tidur malam. Peningkatan hormon tersebut, membuat denyut jantung lebih cepat sehingga tekanan darah cenderung lebih tinggi dibandingkan saat malam hari.
| Baca juga: Kenapa Leher Tegang setelah Makan Micin? |
Sementara itu, tekanan darah biasanya menurun ketika malam karena tubuh memasuki fase istirahat dan aktivitas organ lebih tenang. Melansir jurnal Chronobiology International, tekanan darah normal dapat turun sekitar sepuluh hingga 20 persen saat seseorang tidur.
Penurunan tekanan darah malam hari, dikenal sebagai nocturnal dipping dalam dunia kesehatan modern dan dianggap kondisi fisiologis normal. Penelitian American Heart Association, menyebut pola tersebut membantu tubuh mendapatkan waktu pemulihan setelah menjalani aktivitas harian cukup padat.
Selain ritme tubuh, beberapa faktor turut memengaruhi perubahan tekanan darah pagi dan malam pada seseorang. Aktivitas fisik, stres, kurang tidur, konsumsi kafein, merokok, serta makanan tinggi garam dapat membuat tekanan darah mudah meningkat.
Melansir Journal of Clinical Practice, lonjakan tekanan darah pagi atau morning surge, perlu diperhatikan terutama pada penderita hipertensi. Kondisi tersebut dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan jantung maupun pembuluh darah pada sebagian orang dewasa.
Sebaliknya, tekanan darah yang tidak turun pada malam hari, dapat menjadi tanda gangguan kesehatan tertentu pada tubuh seseorang. Penelitian dalam Journal of the American College of Cardiology, menunjukkan kondisi tersebut berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
Karena itu, menjaga pola hidup sehat penting untuk membantu tekanan darah stabil sepanjang pagi hingga malam setiap harinya. Tidur cukup, olahraga rutin, mengelola stres, serta membatasi garam membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....