Cara Mengurangi Risiko Kesehatan selama Penerbangan Panjang
- 04 Apr 2026 19:59 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Perjalanan udara dapat memberikan tekanan pada tubuh, mulai dari dehidrasi hingga pembekuan darah selama penerbangan berlangsung. Namun dengan persiapan tepat dan kebiasaan sehat, risiko gangguan kesehatan selama perjalanan udara dapat diminimalkan secara signifikan.
Melansir Prodia Digital, jet lag merupakan masalah kesehatan umum selama perjalanan udara jarak jauh. Gangguan tidur ini ditandai kantuk, kebingungan, serta kesulitan tidur setelah perjalanan panjang dengan perbedaan zona waktu signifikan.
World Health Organization, memperkirakan lebih dari empat miliar orang melakukan perjalanan udara setiap tahun di seluruh dunia. Sekitar sepuluh persen mengalami keluhan kesehatan ringan hingga serius, akibat kondisi unik lingkungan kabin pesawat selama penerbangan.
Risiko kesehatan utama meliputi dehidrasi, pembekuan darah di kaki, jet lag, serta infeksi saluran pernapasan selama penerbangan. Kelembapan udara kabin hanya sekitar sepuluh hingga 20 persen, jauh lebih rendah dibanding kelembapan normal harian manusia.
Kondisi tersebut menyebabkan dehidrasi yang memicu sakit kepala, kelelahan, mata kering, serta kulit menjadi kering selama penerbangan. Minum air putih sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, selama berada dalam lingkungan kabin pesawat yang kering.
Para ahli merekomendasikan minum minimal 250 mililiter air setiap jam selama penerbangan berlangsung untuk mencegah dehidrasi. Hindari alkohol dan kafein, karena bersifat diuretik yang dapat memperparah kehilangan cairan tubuh selama perjalanan udara.
Untuk menjaga kelembapan kulit dan mata, gunakan pelembap wajah, lip balm, serta tetes mata jika diperlukan selama penerbangan. Hindari penggunaan lensa kontak saat penerbangan panjang, karena dapat menyebabkan iritasi akibat udara kabin yang sangat kering.
Selain itu, hindari makanan berat dan berlemak sebelum serta selama penerbangan, karena dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Pilih makanan ringan tinggi protein dan serat seperti kacang-kacangan serta buah-buahan, agar pencernaan tetap nyaman selama perjalanan udara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....