Samsung Dukung Anak Muda Kuasai Tehnologi Ai
- 27 Mei 2025 14:37 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Anak muda di Asia Tenggara kini jadi motor penggerak era kecerdasan buatan (AI). Hasil survei Samsung Electronics mengungkap bahwa sembilan dari 10 remaja dan pemuda usia 13–24 tahun di kawasan ini sudah aktif menggunakan AI setiap hari, terutama lewat ponsel pintar.
Penggunaan tertinggi tercatat di Indonesia, di mana 78 persen anak muda memilih smartphone sebagai alat utama untuk belajar, berkreasi, dan mengakses informasi berbasis AI. Hal itu dikatakan oleh CU Kim, CEO Samsung Asia Tenggara & Oseania, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/5/2025).
“Anak muda kita bukan hanya adaptif terhadap teknologi, mereka memimpin perubahan. Kami ingin membantu mereka membuka peluang baru lewat AI,” kata CU Kim.
Samsung, kata CU Kim. Tidak sekedar tren saat ini, tetapi menjadi jalan masa depan bagi generasi muda. AI jadi bagian hidup sehari-hari: 78 persen responden memakainya untuk belajar, 56 persen untuk kreativitas, dan 38 persen untuk mencari informasi. Anak muda juga sadar akan tantangan, 81 persen tahu AI bisa menggeser lapangan kerja, tapi 70 persen justru semangat belajar teknologi ini untuk masa depan.

Pengguna Samsung saat berselancar dengan fitur-fitur yang ditawarkan oleh Samsung.(Samsung)
Media Sosial Jadi Pintu Masuk AI
Menariknya, media sosial disebut sebagai faktor utama yang membentuk minat dan pemahaman anak muda tentang AI—disusul oleh pengaruh perusahaan teknologi serta teman dan keluarga.
Samsung sendiri mendorong perkembangan ini lewat fitur Galaxy AI di seri Galaxy S25 hingga A26 5G. Mereka juga menjamin keamanan data lewat teknologi seperti Knox Vault dan Personal Data Engine.
Meski sadar akan dampak AI terhadap pekerjaan tradisional, anak muda tetap menunjukkan optimisme tinggi. Sebanyak 65 persen percaya AI akan menciptakan peluang kerja baru, bahkan lebih tinggi di Indonesia dengan 72 persen. Ini menunjukkan kesiapan mental mereka dalam menghadapi transformasi dunia kerja.
Untuk memastikan semua kalangan bisa ikut dalam revolusi AI, Samsung memperluas fitur Galaxy AI ke berbagai lini produk. Perangkat seperti Galaxy A56 5G dan A26 5G kini dibekali fitur interaktif seperti Circle to Search dan Math Solver yang dirancang untuk mendukung pembelajaran dan produktivitas anak muda.
Samsung juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dari dunia usaha, pendidik, hingga pembuat kebijakan dalam menciptakan ekosistem AI yang aman, inklusif, dan mendidik. Program Samsung Solve for Tomorrow dan Innovation Campus jadi langkah nyata perusahaan mendorong literasi teknologi yang beretika di kalangan generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....