Inovasi Hutan Perempuan, Dua Siswa SMAN 4 Jayapura Tembus Final OPSI Nasional 2026

  • 21 Sep 2026 13:45 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Dua siswa SMA Negeri 4 Jayapura, Leonard Christofer Resubun dan Alfa Christo M. Kawengian, berhasil menembus babak final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) jenjang Pendidikan Menengah 2026.

Didampingi guru pembimbing Agus Kusbiantoro, S.Pd., kedua siswa tersebut bakal bersaing dengan perwakilan dari 64 sekolah se-Indonesia.

Ajang bergengsi yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini dijadwalkan berlangsung pada 26–30 September.

Pada ajang OPSI tahun ini, Leonard dan Alfa bertanding di cabang Ilmu Sosial dan Humaniora, khususnya subcabang Sosiologi, Komunikasi, dan Antropologi Sosial.

Mereka mengusung penelitian berjudul “Formulasi Model Digitalisasi Rantai Nilai Hutan Perempuan Tonotwiyat di Kampung Enggros: Penguatan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Otoritas Adat Perempuan”.

Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi sekolah, sebab untuk pertama kalinya SMAN 4 Jayapura berhasil meloloskan wakilnya hingga ke tingkat nasional dalam ajang OPSI.

"Proses penelitian ini dirancang untuk melatih kemampuan analisis mendalam berbasis data, sekaligus melatih siswa memecahkan masalah kompleks yang terjadi di tengah masyarakat," ujar Widya di Jayapura, Senin (21/9/2026).

Ia menambahkan, pihak sekolah komitmen mendukung penuh pengembangan bakat riset para siswa agar mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi daerah.

"Diharapkan hasil riset mengenai penguatan ekonomi perempuan berbasis adat di Kampung Enggros tersebut dapat menginspirasi siswa lain serta membawa nama baik Papua di tingkat nasional," ujarnya.

OPSI sendiri merupakan program strategis pemerintah untuk membina dan mengembangkan talenta peserta didik di bidang penelitian dan inovasi.

Wadah ini dirancang guna mengaktualisasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kreativitas ilmiah, serta kepemimpinan intelektual siswa melalui kegiatan penelitian yang sistematis dan beretika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....