Komisi IV DPR Papua Minta Dishub Percepat Realisasi Belanja Fisik

  • 31 Jul 2026 00:06 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Komisi IV DPR Papua menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Papua, Kamis (30/7/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi kinerja serta progres realisasi anggaran tahun berjalan.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, didampingi Wakil Ketua Edward Norman Banua, Sekretaris Jefry Hendry Bisai, serta anggota Frangklin E. Wahey dan Albert Merauje.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Papua, Edward Norman Banua mengatakan secara umum realisasi belanja rutin telah berjalan sesuai target. Namun, rendahnya realisasi belanja fisik yang masih berada di bawah 20 persen.

“Kami melihat belanja fisik masih rendah, masih di bawah 20 persen. Harapan kami, dalam satu hingga dua bulan ke depan seluruh proses perencanaan, kontrak, maupun pengadaan bisa segera diselesaikan,” ucap Edward Banua.

Ia juga mengingatkan agar menghindari terjadinya silpa dalam jumlah besar, seperti yang terjadi dalam dua tahun terakhir akibat keterlambatan penyelesaian kegiatan.

“Kami berharap tidak terjadi SiLPA yang besar karena adanya kegiatan yang tidak selesai atau terlambat. Semua kegiatan harus didorong agar berjalan baik sehingga anggaran dapat terserap maksimal,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Papua, Mathius Wali, menjelaskan realisasi anggaran operasional hingga saat ini telah mencapai sekitar 54 persen. Namun, untuk belanja modal masih dalam proses, terutama melalui tahapan pengadaan barang dan jasa.

“Kami sangat berterima kasih karena melalui rapat ini kami mendapatkan banyak masukan dan dukungan, khususnya dalam upaya percepatan realisasi anggaran,” ujarnya.

Wali juga telah mengusulkan anggaran belanja tambahan yang bersumber dari rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2026 untuk perencanaan teknis yang tidak dapat diakomodasi melalui belanja operasional.

“Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa sekitar lima bulan, kami berharap ada dukungan sumber pendanaan lain yang lebih fleksibel untuk mendukung kegiatan fisik,” katanya.

Selain itu, ia menargetkan Terminal Toware secepatnya beroperasi secara optimal. “Kami masih melakukan pembenahan, dan menargetkan Terminal Toware bisa mulai beroperasi tahun ini, termasuk pengaturan trayek yang akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura,” ucap dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....