Menpora Perkuat Olahraga Nasional, Disabilitas, dan Pembinaan
- 28 Jul 2026 00:48 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, melakukan pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto, di kediaman pribadi di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Pertemuan itu untuk melaporkan perkembangan serta rencana pelaksanaan sejumlah program strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menjadi bagian dari program prioritas Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, Menpora Erick Thohir melaporkan secara khusus sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga, termasuk penguatan pembinaan olahraga disabilitas yang mendapatkan perhatian khusus Presiden Prabowo.
Menpora Erick menyampaikan program pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.
“Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” ujar Menpora Erick.
Selain membahas olahraga disabilitas, Menpora juga melaporkan langkah-langkah pembinaan atlet jangka panjang yang sedang disiapkan Kemenpora sebagai bagian dari peta jalan menuju berbagai ajang multievent internasional, termasuk Olimpiade.
Tentu program ini juga memerlukan dukungan kebijakan untuk memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya,” kata Menpora Erick.
Presiden Prabowo, lanjut Menpora Erick, menyatakan dukungannya terhadap skema pembiayaan dan kebijakan yang memungkinkan pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan.
Dukungan tersebut dinilai penting mengingat semakin banyak atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga dan berpotensi mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.
“Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik, baik sekali bahkan. Di mana bonus ini 1 miliar (rupiah), nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....