PDIP Papua Berkomitmen Bela Hak Adat dan Lawan Eksploitasi SDA
- 14 Jun 2026 00:56 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – PDI Perjuangan Papua berkomitmen untuk meneguhkan kembali ideologis bangsa melalui perjuangan nyata, termasuk melawan praktik eksploitasi sumber daya alam yang merugikan masyarakat, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.
Penegasan itu disampaikan Ketua DPD PDIP Papua, Benhur Tomi Mano di Jayapura, Senin (1/6/2026) saat memperingati Hari Lahirnya Pancasila dan Bulan Bung Karno.
“PDIP Papua sebagai ideologi yang berpihak pada rakyat kecil, melawan ketidakadilan, serta memastikan kemerdekaan dirasakan seluruh rakyat Indonesia, khusus di tanah Papua,” kata BTM panggilan akrabnya.
Dia menyebutkan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai jiwa bangsa, bintang penuntun perjalanan republik, serta alat pemersatu yang menjaga keutuhan Indonesia hingga saat ini.
“Dari perbedaan suku, agama, adat istiadat, dan budaya, Bung Karno menawarkan jalan persatuan yang menyatukan seluruh anak bangsa dalam satu rumah besar bernama Indonesia,” ucap BTM.
Menurutnya, kader PDI Perjuangan harus dikenal karena kerja dan keberpihakannya kepada rakyat, serta kesetiaannya terhadap ideologi partai.
“Rapatkan barisan, perkuat konsolidasi, jaga disiplin, dan bela wong cilik. Jangan pernah meninggalkan rakyat, jangan pernah mengkhianati ideologi partai, dan jangan pernah berhenti berjuang,” tutur dia.
Selain itu, ia mengakui kekuatan partai terletak pada kedekatannya dengan rakyat. Pasalnya kehadiran partai sangat diperlukan di tengah masyarakat secara berkelanjutan, bukan hanya saat momentum pemilu.
“Partai harus hidup bersama rakyat setiap hari. Mendengar suara rakyat, menyerap aspirasi, dan memperjuangkan kepentingan mereka tanpa lelah. Sejarah membuktikan, partai yang kuat adalah partai yang hidup bersama rakyat. Partai yang besar adalah partai yang mengabdi kepada rakyat,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....