DPMK Kota Jayapura Tingkatkan Peran Kelembagaan Kampung

  • 14 Jun 2026 05:00 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura menggelar peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat kampung guna mengoptimalkan tata kelola pelayanan pemerintahan dan pembangunan Kota Jayapura.

Kegiatan yang dibuka resmi Asisten I Setda Kota Jayapura, Evert Merauje, Selasa (9/6/2026) menyasar bagi RT (Rukun Tetangga), RW (Rukun Warga), Kader Malaria, LPM (Lembaga Pemberdayaan Kampung) dan Karang Taruna.

“Penguatan SDM adalah kunci utama agar aparatur kampung mampu menjalankan program pembangunan dengan baik,” kata Evert Merauje.

Ia juga menekankan pentingnya setiap kampung harus mampu melakukan pemetaan dan menggarap potensi lokalnya masing-masing agar menuju kemandirian ekonomi, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kucuran Dana Kampung.

“Mereka dapat membuat pemetaan tentang potensi kampung dan menggarap potensi itu, sehingga kampung menjadi mandiri tidak berharap dari dana kampung. Kalau kampung maju bisa punya hasil PAD sendiri dan membiayai lembaga kampung yang ada,” ucap dia.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kota Jayapura, Makzi L. Atanay menegaskan bahwa kelembagaan kampung memiliki peran strategis seluruh aktivitas pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Menurutnya, kelembagaan ini sebagai lembaga partisipatif, yang menjadi mitra strategis pemerintah kampung dalam mengawal roda pemerintahan Kota Jayapura.

“Kelembagaan masyarakat di kampung ini adalah unsur-unsur pendukung dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan bidang tugas mereka. Kita tata kelola administrasi mereka lebih dulu,” jelasnya.

Kata Makzi, seperti RT/RW memiliki tugas penataan kependudukan, dan kamtibmas, kemudian Posyandu bertugas pada aspek kesehatan seperti eliminasi malaria, stunting, lansia, ibu hamil bertujuan menciptakan generasi emas yang Indonesia.

“PKK berhubungan upaya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Menggunakan lingkungan yang ada, potensi di sekitar, pekarangan, upaya hidup sehat, pembinaan juga untuk ibu-ibu hamil, dan seterusnya,” ucap dia.

Lanjut dia, tugas tugas Karang Taruna pada kepemudaan, bisa membantu kampung sebagai leading sector pengelolaan potensi. Maupun Kader Pembangunan Manusia, mendampingi aspirasi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....