Perhutanan Sosial Jadi Kunci Ekonomi Lokal dan Kelestarian Hutan
- 30 Mar 2026 21:52 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong program Perhutanan Sosial sebagai strategi nasional untuk memberikan akses legal kepada masyarakat dalam mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan.
Langkah tersebut diperkuat melalui peran Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) yang menjadi motor penggerak koordinasi antar pemangku kepentingan.
Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua, Yaconias Maitindom menjelaskan perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan hutan lestari yang menempatkan masyarakat setempat dan masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama.
Hal tersebut berdasarkan peraturan menteri, program ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan dinamika sosial budaya,” kata Yaconias Maitindom sekaligus Ketua Pokja PPS Papua, Senin (30/3/2026).
Dia katakan terdapat lima skema utama yang menjadi pilar kebijakan yakni, hutan desa, hutan masyarakat, hutan tanaman rakyat, dan hutan adat.
Apalagi menurutnya, Papua memiliki urgensi khusus dalam implementasi program tersebut dengan luas hutan yang masif dan keterikatan erat masyarakat adat terhadap hutan sebagai ruang hidup, sehingga perhutanan sosial menjadi kunci pemberdayaan ekonomi lokal.
“Implementasi perhutanan sosial di Papua sangat penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menghormati hak-hak masyarakat adat atas sumber daya alam mereka,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia ingin memastikan program tersebut berjalan efektif dengan menjalankan fungsi koordinasi dengan penyalarasan visi, sinkronisasi program dan anggaran serta mempercepat implementasi dengan memfasilitasi masyarakat dalam mendapatkan hak pengelolaan agar manfaat ekonomi dan ekologis bisa dirasakan.
“Melalui koordinasi yang terpadu, diharapkan hambatan administratif maupun teknis di lapangan dapat teratasi, sehingga hutan Papua tetap lestari sementara kesejahteraan masyarakat adat yang menjaganya semakin meningkat,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....