Nasaruddin Umar Dipilih Jadi Presiden Pertama IAMI
- 30 Sep 2026 17:11 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dipercaya menjadi Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams atau IAMI. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 25–27 September 2026.
Terpilihnya Nasaruddin Umar mendapat sambutan dari para imam besar, mufti, dan delegasi negara yang mengikuti konferensi tersebut.
Nasaruddin mengatakan dirinya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap mendapat dukungan dari para imam besar dunia untuk menjalankan amanah tersebut.
“Saya merasa tidak pantas untuk dipilih menjadi pimpinan imam besar; saya takut mengecewakan harapan dari sini. Karena itu, jika ini memang kehendak-Nya memilih saya sebagai pimpinan, saya harap agar dapat memahami kelemahan saya dan membantu saya mengatasi kelemahan itu,” kata Nasaruddin.
Sebagai Presiden IAMI, Nasaruddin akan menjadi perwakilan utama organisasi di tingkat internasional, memimpin Dewan Tertinggi, serta menjalankan keterlibatan diplomatik dan keagamaan internasional.
Masa jabatan Presiden IAMI ditetapkan selama tiga tahun dan dapat diperpanjang satu kali.
IAMI berkedudukan di Jakarta sebagai sekretariat permanen dan pusat administrasi. Organisasi ini juga akan memiliki kantor wilayah di sejumlah kawasan, yakni Kuala Lumpur, Kairo, Nairobi, London, New York, Rio de Janeiro, serta Canberra.
IGIC 2026 turut menghasilkan kesepakatan bersama yang disebut “Jakarta Understanding”, yang antara lain menempatkan imam sebagai aktor penting dalam diplomasi keagamaan dan perdamaian global.(rilis)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....