Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

  • 30 Sep 2026 17:08 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura — Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong masjid kembali memainkan peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, masjid tidak semestinya hanya dipandang sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk memberdayakan masyarakat, mempertemukan berbagai kelompok, serta menghadirkan manfaat bagi kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin dalam rangkaian International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta.

“Masjid itu kita harus mengubah. Selama ini umat yang memberdayakan masjid, tetapi kita harus membalik, masjidlah yang harus memberdayakan umat,” ujar Menag.

Nasaruddin menjelaskan, fungsi masjid pada masa Rasulullah SAW tidak terbatas pada kegiatan ritual. Masjid juga menjadi tempat pendidikan, pemberdayaan masyarakat, konsultasi, dan pertemuan berbagai lapisan masyarakat.

“Masjid itu bukan hanya tempat, tetapi juga tempat pemberdayaan umat, masjid itu sekretariat Negara, sekretariat pemberdayaan Imam, Masjid juga baitul Mal, pada zamannya,” tegasnya.

Karena itu, menurut Nasaruddin, penguatan kembali fungsi sosial masjid menjadi bagian penting dari peran imam dalam kehidupan masyarakat.

Gagasan tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan The International Assembly of Mosque Imams atau IAMI dalam IGIC 2026.

Melalui organisasi tersebut, masjid didorong menjadi pusat pendidikan, pembangunan masyarakat, solidaritas sosial, bimbingan moral, dan pembangunan perdamaian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....