STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria STPN

  • 08 Sep 2026 05:44 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Sleman – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional resmi bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid meresmikan perubahan tersebut pada Sabtu, 5 September 2026.

Peresmian berlangsung di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Sleman, bersamaan dengan wisuda 568 Taruna dan Taruni. Perubahan kelembagaan ditandai pemukulan gong, penandatanganan prasasti, dan penyerahan bendera.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid mengatakan Politeknik Agraria STPN memiliki kekhususan pendidikan vokasi. “Politeknik Agraria STPN merupakan satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Indonesia,” ujar Nusron. “Kampus ini bergerak khusus mengembangkan pendidikan bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.”

Nusron mengatakan transformasi tersebut telah melalui proses panjang selama beberapa tahun terakhir. Proses itu mencakup perubahan kelembagaan, penataan organisasi, pengembangan kurikulum, dan pembukaan program studi baru.

“Proses transformasi yang selama beberapa tahun terakhir kita perjuangkan, saat ini sudah mencapai tahap akhir,” kata Nusron. Ia mengatakan penyelenggaraan pendidikan juga telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik.

Tiga program studi baru mulai diselenggarakan pada tahun akademik 2025/2026 dan telah memperoleh akreditasi BAN-PT. Ketiganya yaitu Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan, serta Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah.

Nusron mengatakan pengembangan tersebut harus membuat pendidikan semakin relevan dengan kebutuhan lapangan. “Transformasi ini harus kita lihat sebagai proses untuk membuat pendidikan di Politeknik Agraria STPN semakin relevan,” ucap Nusron. “Kurikulum dan sistem pembelajaran harus terus berkembang secara adaptif mengikuti kebutuhan zaman.”

Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad mengatakan perubahan kelembagaan merupakan hasil perjuangan panjang civitas academica. Menurutnya, transformasi tersebut sekaligus memperkuat pengembangan keilmuan dan kompetensi bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Sri Yanti mengatakan ketiga program studi baru menjadi bagian dari transformasi kelembagaan tersebut. Pembukaan program studi juga disebut sebagai pelaksanaan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2022.

Kementerian ATR/BPN akan terus mendukung penguatan kelembagaan Politeknik Agraria STPN. Dukungan mencakup sumber daya manusia, sarana prasarana, dan pembiayaan yang diperlukan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....