Kemenag Papua Ingatkan Bijak Hadapi Era AI

  • 24 Agt 2026 08:28 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin bijak menggunakan teknologi digital di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pesan itu disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, saat membacakan amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kanwil Kemenag Papua, Senin 17 Agustus 2026.

Klemens mengatakan, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat belajar, bekerja, hingga memperoleh informasi. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi dan memperkuat karakter.

Menurutnya, tantangan semakin besar karena masyarakat kini berada di era post-truth, ketika informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah diterima dan disebarkan.

Karena itu, literasi digital perlu berjalan bersama dengan literasi keagamaan. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan.

"Perkembangan teknologi dan modernisasi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter," kata Klemens dalam rilis Kemenag.

Ia menilai, kemajuan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, bukan menjadi sumber konflik maupun perpecahan.

Untuk itu, nilai-nilai agama, moral, dan kebangsaan dinilai penting sebagai dasar dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Kemenag Papua juga mendorong peran lembaga pendidikan keagamaan dalam membekali generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dengan kecerdasan sekaligus kebijaksanaan.

Menurut Klemens, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menguasai teknologi, tetapi juga oleh karakter masyarakat dalam menggunakannya.

"Kemajuan bangsa tidak cukup hanya ditopang oleh perkembangan teknologi, tetapi juga harus dibangun melalui kekuatan moral dan nilai-nilai agama," ucapnya.

Ia berharap masyarakat Papua dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal produktif, sembari tetap menjaga kerukunan, etika, dan nilai-nilai kehidupan bersama.

Dengan demikian, kemajuan digital dapat menjadi bagian dari upaya membangun Papua dan Indonesia yang maju tanpa kehilangan karakter serta jati diri bangsa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....