UIN Jakarta Jajaki Kerja Sama dengan Türkiye
- 30 Apr 2026 21:46 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan bersama Türkiye. Upaya ini dilakukan untuk membuka akses kolaborasi akademik dan pertukaran mahasiswa lintas negara. Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara delegasi UIN Jakarta dan Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Talip Küçükcan, di Kedutaan Besar Türkiye, Jakarta, Selasa 28 April 2026. Pertemuan ini menyoroti peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan penelitian.
Delegasi UIN Jakarta dipimpin Kepala Pusat Layanan Kerja Sama Internasional, Arif Zamhari. Ia menegaskan audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi kampus di tingkat global.
“UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen memperluas kerja sama internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan akademik, riset, dan peningkatan kapasitas sivitas akademika. Türkiye merupakan mitra strategis dengan tradisi keilmuan yang kuat dan relevan bagi pengembangan studi Islam serta ilmu pengetahuan modern,” ujarnya.
Duta Besar Talip Küçükcan menyambut baik inisiatif tersebut dan membuka peluang penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai payung hukum kolaborasi kedua pihak. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan akademik.
“Kami melihat pendekatan bottom-up lebih produktif, karena lahir dari kebutuhan nyata di tingkat akademik. Dengan demikian, program kerja sama dapat berjalan aktif dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar dia.
Selain pembahasan MoU, kedua pihak juga sepakat mengaktifkan kembali kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, termasuk dengan Ankara University. Langkah ini dinilai penting agar kolaborasi yang sudah terjalin dapat berkembang lebih konkret.
| Baca juga: Menag: Guru Besar Harus Ahlul Ilmi dan Zikir |
Peluang lain yang dibahas mencakup pengembangan program ganda (dual degree) dengan sejumlah perguruan tinggi di Türkiye, guna meningkatkan kualitas lulusan melalui pengalaman akademik internasional.
Di bidang kebudayaan, Kedutaan Besar Türkiye menawarkan pendirian pusat sumber daya (Resource Centre) Turki di lingkungan kampus. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran terkait sejarah, budaya, dan bahasa Turki.
Sementara itu, dukungan juga diberikan untuk program pertukaran mahasiswa dan partisipasi dalam summer course bekerja sama dengan Marmara University.
Prof. Arif Zamhari menilai pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring global kampus, khususnya di kawasan transkontinental. Ke depan, koordinasi lintas unit akan dilakukan untuk menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama tersebut secara konkret.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....