Wamenag Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru
- 30 Apr 2026 14:02 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru di lingkungan Kementerian Agama. Pernyataan itu disampaikan saat menutup Simposium Guru Nasional 2026 di Jakarta, Rabu 29 April 2026. Terkait program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Wamenag menyebut pihaknya tengah menyiapkan relaksasi kebijakan agar program tersebut bisa kembali berjalan tahun ini.
”Dalam waktu dekat, kami merencanakan adanya relaksasi kebijakan terkait program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Saat ini, surat keputusannya sudah disiapkan dan jika segera ditandatangani, maka program PPG tahun 2026 dapat kembali kita laksanakan,” kata Wamenag.
Ia juga memastikan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-ASN lulusan 2025 yang telah memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG) sudah terealisasi penuh secara nasional. Menurutnya, perbaikan kesejahteraan guru diawali dari pembenahan data. Kemenag kini memangkas ribuan aplikasi menjadi sekitar 20 sistem utama untuk memudahkan sinkronisasi.
"Dulu kita memiliki lebih dari 2.600 aplikasi. Bisa dibayangkan betapa sulitnya mensinkronkan data sebanyak itu. Saat ini, kita sedang berproses memangkasnya menjadi hanya 20 aplikasi utama," ujarnya.
Wamenag menegaskan, di tengah keterbatasan anggaran, perhatian terhadap kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas.
"Yakinlah, konsistensi Kementerian Agama dalam mempertimbangkan kesejahteraan guru tidak pernah menurun. Kami terus mencari solusi terbaik agar harapan kita semua dapat segera terealisasi," ucap Wamenag.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....