Polres Jayapura Amankan 15 Orang Tersangka dan 37 Motor

  • 22 Mei 2026 20:15 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura: Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura mengamankan 37 unit sepeda motor dan 15 tersangka pasca kericuhan yang terjadi di kawasan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

Dari jumlah tersebut, baru 18 pemilik yang membuat laporan polisi dan satu orang membuat pengaduan, sementara 18 kendaraan lainnya belum dilaporkan.

Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Markus Axel Panggabean, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan agar segera datang ke Polres Jayapura dengan membawa dokumen kepemilikan seperti STNK maupun BPKB, kata Kasat Reskrim saat di wawancara, Jumat (22/5/2026).

AKP Markus Panggabean mengatakan pihaknya ingin membantu masyarakat, terutama yang hanya memiliki satu kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain mengamankan kendaraan, polisi juga terus mengembangkan kasus kericuhan di Stadion Lukas Enembe. Hingga kini, Polres Jayapura telah menetapkan 15 orang sebagai tersangka.

“Data awal ada 17 orang, namun satu dilakukan diversi karena masih anak di bawah umur, kemudian satu lagi dilakukan restorative justice karena pelaku dan korban sepakat damai,” ucapnya.

Menurut AKP Markus, seluruh tersangka yang telah ditetapkan saat ini sudah ditahan. Mereka diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana, mulai dari pembakaran mobil, pelemparan terhadap fasilitas stadion, hingga pelemparan kepada petugas keamanan.

Polisi juga masih mendalami pelaku yang diduga mengibarkan bendera Bintang Kejora saat kericuhan berlangsung.

“Dari data profiling yang kami dapatkan sementara hanya satu orang dan nanti akan diterbitkan DPO,” katanya.

Ia mengungkapkan penyelidikan masih terus dilakukan dan polisi menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan kasus karena kelompok yang diduga terlibat dinilai memiliki pola pergerakan yang terstruktur.

Meski demikian, pihaknya memastikan proses penyelidikan terus berjalan. Polisi juga berkomitmen mengusut tuntas seluruh kasus yang berkaitan dengan kericuhan tersebut.

“Pokoknya kami berkomitmen sesuai arahan pimpinan untuk mengusut tuntas kasus ini,” ujarnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....