Satgas OCD Berhasil Menangkap 28 Terduga Anggota KKB di Yahukimo
- 22 Feb 2026 20:59 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026, berhasil menangkap 28 orang yang terduga sebagai anggota KKB di Kabupaten Yahukimo. Penangkapan ini dilakukan dalam rangkaian operasi penegakan hukum di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, selama periode 10 hingga 21 Februari 2026.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo mengatakan, penindakan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil patroli dan identifikasi di lapangan. Ke 28 orang tersebut masing masing di tangkap di tempat dan waktu yang berbeda, penangkapan pertama dilakukan pada 10 Februari dan berhasil meringkus 2 orang, selanjutnya pada 15 Februari ada 2 orang, 16 Februari 2 orang, 20 Februari 11 orang, dan 21 Februari 11 orang.
“Dari 28 orang tersebut, 9 orang telah kita tetapkan sebagai tersangka melalui proses penyelidikan, mitigasi, dan investigasi di lapangan,” kata Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, Minggu (22/02/2026).
Dijelaskan, dua tersangka atas nama Atius Sobolim dan Elipianus Esema, diketahui terlibat dalam kasus pembakaran ruko Blok B pada 14 Februari 2026. Tiga tersangka lainnya, Ferry Alimdam, Elix Malyo, dan Olan Nalya, diduga terlibat pembakaran SMP Metanoya pada 7 Januari 2026.
Selain itu, penyidik juga mengungkap keterlibatan Homi Heluka alias Serius Kobak dalam sejumlah kasus, antara lain penembakan anggota Brimob pada 2022, pembakaran mobil Sat Binmas pada 2025, pembunuhan pendulang emas pada 7 April 2025, penembakan anggota Kodim 1715 pada 16 Juni 2025, pembunuhan Daniel Datti dan pengrusakan SMA Yapesli pada 2 Februari 2026, serta penembakan terhadap sopir bernama Suwono pada 12 Februari 2026.
Tersangka lain, lanjut Kombes. Pol. Yusuf Sutejo adalah Simak Kipka alias Aibon Kipka, yang bersangkutan terlibat pembakaran mobil milik kepala kampung Yalmabil pada 18 Februari 2026. Kotor Payage alias Kotoran Giban diduga terlibat percobaan pembunuhan dan penembakan terhadap Suwono pada 12 Februari 2026. Sementara Enage Hiluka diduga terlibat penikaman terhadap penjual pinang Ester Karbeka pada 17 Februari 2026 serta pembunuhan Indra Guru Wardana pada 22 September 2025.
“Untuk yang lainnya masih kita dalami keterlibatannya, apakah terkait dengan kejadian yang telah disebutkan atau ada tindak pidana lain,” ujar Yusuf.
Dalam penggerebekan di enam lokasi, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari senjata tajam, bendera, alat komunikasi, dan berbagai dokumen lainnya. Adapun untuk senjata api belum ditemukan.
“Seluruh terduga saat ini ditahan di Polres Yahukimo dengan pengamanan ketat oleh personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo, dibackup Brimob dari Polda Papua,” tegas Kombes. Pol. Yusuf Sutejo.
Sementara itu, Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani menjelaskan, peningkatan aktivitas kelompok bersenjata di dipicu dari kaburnya Kopitua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025. Pasca peristiwa itu, kelompok tersebut kembali berkoordinasi dan merencanakan sejumlah aksi kekerasan di Yahukimo.
“Sembilan orang tersangka merupakan bagian dari jaringan KKB. Aparat keamanan saat ini terus meningkatkan jumlah pasukan, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta patroli berkelanjutan bersama Polres Yahukimo,” tutur Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani.
Satgas Damai Cartenz 2026 menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum secara terukur guna menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat di Yahukimo.