KPK Kampanyekan Anti Korupsi Lewat Film
- 20 Jul 2025 13:22 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Kampanye antikorupsi kini tak hanya digalakkan lewat seminar dan penyuluhan formal. Dunia perfilman pun ambil bagian dalam membentuk kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi.
Dalam melakukan pemberantasan korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) punya strategi biasa disebut Trisula pemberantasan korupsi. Medio Venda Selaku perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dan Program Director Acffest menyampaikan pesan anti korupsi melalu dialog di Youtube RRI Jayapura Sabtu (19/07/2025).
“Tiga sula pertama ini adalah pendidikan, tujuannya untuk membangun awernes dari masyarakat untuk mengetahui sikap koruptif, sula ke dua ialah pencegahan tujuan nya supaya bisa mencegah terjadinya potensi korupsi, ketiga sula penindakan tujuannya untuk menimbulkan efek jera,” ujar Medio Venda.
Pendidikan anti korupsi bisa dilakukan mulai dari sejak dini dengan menanamkan integritas serta bisa melalui berbagai cara dan media salah satunya film. Film menjadikan media yang bisa menjadi edukasi yang sangat efektif untuk memberikan pesan nilai anti korupsi untuk penonton.
Medio venda juga menjelaskan mengenai film yang sudah di produksi ada 62 film, khusus untuk Regional Timur lebih di fokuskan mengusung konsep sumber daya alam dan masalah hutan. Tujuan nya untuk memperkenalkan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Untuk Regional Timur program baru dimulai sejak tahun 2024 untuk itu muncul program afirmasi namanya Acffest Regional Timur Indonesia untuk mendukung film maker dari Wilayah Timur, kita pengen menunjukan sisi kepedulian hidup yang diangkat menjadi karya film, salah satu film nya yang berjudul Jual Babi,” ujar Medio Venda.
Dengan menggabungkan seni dan pesan moral, kampanye antikorupsi melalui film menjadi cara efektif menjangkau publik yang lebih luas. Harapannya, masyarakat bukan hanya menonton, tapi juga tergerak untuk ikut melawan korupsi dari lingkungan terkecil.
(Ani Karlina)