Quarter Life Crisis: Usia Muda Terasa Paling Membingungkan

  • 06 Feb 2026 03:04 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura: Usia dua puluhan sering disebut sebagai masa emas, tapi bagi banyak anak muda justru terasa paling membingungkan. Fenomena ini dikenal sebagai quarter life crisis, kondisi emosional ketika seseorang merasa ragu, cemas, dan mempertanyakan arah hidupnya. 

Di fase ini, hidup seperti lomba lari tanpa garis finis yang jelas. Perasaan ini sering datang diam-diam, lalu menetap lebih lama dari yang diharapkan.

Lulus kuliah seharusnya jadi awal kebebasan, namun tak jarang justru membuka pintu kecemasan baru. Pekerjaan tak kunjung tetap, penghasilan belum stabil, sementara media sosial penuh pencapaian orang lain.

Tekanan tidak selalu datang dari luar, tapi juga dari ekspektasi diri sendiri yang ingin serba cepat dan sempurna. Anak muda merasa tertinggal, padahal setiap orang berjalan dengan waktunya masing-masing.

Di tengah krisis ini, sebagian mulai belajar berdamai dengan ketidakpastian. Mereka mencoba mengenal diri, mengganti standar sukses, dan memberi ruang untuk gagal tanpa merasa kalah.

Quarter life crisis bukan tanda kelemahan, melainkan sinyal bahwa seseorang sedang bertumbuh. Mungkin hidup memang tidak harus selalu jelas, yang penting terus melangkah meski pelan.

Rekomendasi Berita