Valentine: Cinta Dimulai dari Diri Sendiri

  • 09 Feb 2025 15:02 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Valentine sering dipandang sebagai hari kasih sayang bagi pasangan, padahal maknanya lebih luas, tentang cinta dalam segala bentuk. Cinta paling murni berawal dari diri sendiri, sebab sebelum memberi, kita perlu menerima dan mencintai diri sendiri sepenuhnya.

Dalam perjalanan hidup, kita selalu diajarkan untuk mencintai orang lain, keluarga, teman, dan pasangan. Namun, jarang sekali kita diajarkan untuk mencintai diri sendiri.

Padahal, bagaimana kita bisa mencintai dan menerima orang lain? Jika kita belum bisa melakukan hal yang sama untuk diri sendiri.

Setiap tahun, di tanggal 14 Februari selalu dipenuhi dengan bunga, cokelat, dan pesan cinta. Valentine yang sering kali identik dengan pasangan romantis ini, seolah-olah menjadikan kebahagiaan hanya bisa ditemukan dalam hubungan asmara.

Namun, bagaimana jika valentine justru menjadi waktu terbaik untuk merayakan cinta yang sering terlupakan? Yaitu cinta kepada diri sendiri.

Mengutip buku 'Radical Acceptance' oleh Tara Brach, tentang penerimaan sepenuhnya terhadap diri sendiri. 'Radical acceptance is the willingness to experience ourselves and our life as it is, without resistance'.

Kutipan tersebut mengajarkan, bahwa untuk mencintai diri sendiri, kita harus menerima segala hal yang ada dalam hidup kita. Tanpa menilai atau menolak bagian-bagian dari diri kita, yang kita anggap kurang sempurna.

Mencintai diri sendiri di sini, bukanlah sekadar kata-kata manis di media sosial. Mencintai diri sendiri, adalah sebuah perjalanan yang melibatkan penerimaan, penghargaan, dan keberanian untuk berdamai dengan diri sendiri.

Mencintai diri sendiri, berarti menerima ketidaksempurnaan dan memaafkan kesalahan diri sendiri. Yakni memberi ruang bagi diri sendiri, untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Seperti penggalan lirik Hindia lewat lagunya yang berjudul 'Secukupnya' di album 'Menari dengan Bayangan' yang rilis tahun 2019. 'Kita semua gagal, angkat minumanmu, bersedih bersama-sama, semua yang sirnakan kembali lagi, semua yang sirna kan nanti berganti'.

Lagu ini, menceritakan tentang merelakan hal-hal yang tidak bisa dikendalikan. Yaitu memahami bahwa semua akan baik-baik saja, terus melakukan yang terbaik, dan menerima diri sendiri apa adanya.

Selamat valentine, terkadang kita terlalu sibuk memikirkan hal-hal di luar kendali kita, sampai lupa merasa tenang. Berdamailah dengan diri, semoga selalu bisa bertahanlah duhai kau hati nurani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....