Pemkot Jayapura Dorong Produk Olahan Ikan OAP Tembus Ritel Modern

  • 10 Agt 2026 17:23 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura — Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perikanan menyerahkan bantuan peralatan pengolahan hasil perikanan sekaligus memberikan pelatihan kepada masyarakat di Kampung Skow Yambe, Kampung Skow Sae, dan kelompok pemuda Gereja Port Numbay, Senin 10 Agustus 2026. Program tersebut menyasar 21 penerima manfaat, terdiri atas lima orang dari Kampung Skow Yambe, lima orang dari Kampung Skow Sae, serta 11 pemuda Gereja Port Numbay.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka ruang bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), untuk mengembangkan usaha produktif dan menciptakan lapangan kerja.

“Ini merupakan salah satu bentuk manifestasi dari program dan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk memberikan ruang kepada usaha kecil dan menengah dalam menciptakan lapangan kerja bagi Orang Asli Papua,” ujar Rustan.

Ia meminta seluruh penerima memanfaatkan bantuan peralatan secara optimal dan sesuai dengan peruntukannya. Menurutnya, pelatihan yang diberikan juga harus diikuti dengan kemampuan mengembangkan produk hasil perikanan menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

“Kita harapkan ilmu yang diberikan dapat dipahami oleh masyarakat kita dalam mengolah ikan sehingga menghasilkan banyak produk. Kemasan juga harus dibuat dan di-branding dengan baik, kemudian dipasarkan agar laku terjual,” katanya.

Rustan menilai keberhasilan usaha pengolahan hasil perikanan akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kalau usaha ini laku, berarti pendapatan ada dan ekonomi meningkat. Kita juga harus menjaga kualitas produksi, sesuai takaran dan standar ketika diproduksi, sehingga produk tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Jayapura,” ujarnya.

Ia berharap produk olahan hasil perikanan yang dihasilkan masyarakat nantinya tidak hanya dipasarkan secara terbatas, tetapi mampu menembus jaringan ritel modern di Kota Jayapura.

“Produk-produk ini bisa masuk ke ritel-ritel modern yang ada di Kota Jayapura,” kata Rustan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, mengatakan bantuan peralatan diberikan dalam satu paket kepada masing-masing penerima. Peralatan tersebut antara lain food processor, basket stainless steel, timbangan digital, panci, dandang, wajan, kompor, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Selain menerima bantuan, para peserta juga mengikuti pelatihan pengolahan dan verifikasi produk hasil perikanan yang dipandu instruktur dari kementerian yang membidangi kelautan dan perikanan.

Matheys menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan sehingga memiliki nilai tambah dan dapat dikembangkan menjadi berbagai produk usaha.

“Kita melihat ada nilai ekonomi dari produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kegiatan seperti ini sudah kita lakukan di beberapa kampung dan untuk tahun ini kita melibatkan anak-anak muda, termasuk pemuda gereja,” ujarnya.

Menurut Matheys, keberlanjutan menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan usaha masyarakat. Karena itu, pemerintah kampung diharapkan ikut memberikan dukungan, termasuk melalui alokasi dana kampung, sehingga usaha yang telah dirintis tidak berhenti setelah program bantuan dan pelatihan selesai.

Ia menegaskan seluruh kegiatan tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Pemerintah Kota Jayapura. Karena itu, penerima manfaat diprioritaskan bagi Orang Asli Papua sesuai dengan tujuan pemanfaatan dana Otsus.

Pemerintah Kota Jayapura berharap bantuan peralatan dan pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai program bantuan, tetapi mampu menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha pengolahan hasil perikanan secara berkelanjutan.

Dengan dukungan keterampilan, kualitas produk, kemasan, pemasaran, dan pendampingan yang berkelanjutan, produk olahan perikanan masyarakat diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Jayapura.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....