UMKM Didorong Go Digital untuk Hadapi Persaingan Global
- 28 Apr 2026 07:08 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kini didorong untuk segera beradaptasi dengan perubahan zaman melalui transformasi digital. Di tengah persaingan dan kondisi global yang tidak menentu strategi konvensional dinilai tidak lagi cukup untuk menjaga keberlangsungan usaha.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa UMKM kini harus mulai memadukan kreativitas dengan teknologi agar mampu bertahan sekaligus berkembang. Menurutnya, selama ini UMKM terbukti menjadi sektor paling tangguh dalam menghadapi berbagai krisis. Namun, tantangan saat ini semakin kompleks karena dipengaruhi dinamika global dan perkembangan teknologi yang sangat cepat.
“UMKM harus mampu memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing,” ujarnya dalam kegiatan di Universitas Gadjah Mada.
Dalam praktiknya, pelaku UMKM dituntut tidak hanya menjual produk, tetapi juga mampu membangun identitas merek, mengelola konten, dan menjangkau konsumen melalui berbagai kanal digital. Data menunjukkan, dari sekitar 64 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 40 persen yang telah masuk ke ekosistem digital. Padahal, tingkat penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai lebih dari 80 persen populasi.
Tantangan utama yang dihadapi UMKM saat ini bukan hanya akses teknologi, melainkan kemampuan dalam mengelola kehadiran digital secara efektif, termasuk strategi pemasaran dan pembangunan audiens. Dengan transformasi ini, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan di tengah ketidakpastian global, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....