Cerita Suwadji, Sembilan Tahun Setia Berjualan Roti Goreng
- 28 Sep 2025 20:24 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Di pertigaan Argapura Hamadi, Suwadji asal Purwodadi, Jawa Tengah, memotong dan membentuk adonan roti dengan ukuran hampir sama. Sudah sembilan tahun, ia setia berjualan roti goreng.
Jajanan ini dibuat dari tepung, telur, dan fermentasi ragi yang membuat adonan roti menjadi mengembang sempurna. Roti goreng buatan Suwardi, dijual seharga Rp1.000 per kue dan harganya tidak berubah sejak dahulu.
“Suka dukanya saat harga bahan naik, tetapi harga roti tidak ikut naik. Kalau terpaksa, saya hanya mengecilkan ukuran roti agar tetap mendapat sedikit keuntungan,” ujarnya.
Sehari, Suwadji bisa meraup keuntungan bersih Rp200.000 hingga Rp300.000. Ia berjualan sendirian di pinggir jalan, dengan gerobak biru beratapkan terpal hijau bertuliskan 'Roti Goreng.' Waktunya tidak sampai sore, dan pulang jika seluruh dagangannya habis terjual.
Dengan ketekunan berjualan roti goreng di pinggir jalan, Suwadji mampu membangun rumah sederhana di kampung halamannya. Ia tetap setia berjualan roti goreng hingga kini dan menjadi sumber penghidupan bagi keluarga yang dicintainya.
Roti goreng Suwadji diminati banyak orang, bahkan pembeli bermobil sering membeli hingga puluhan ribu rupiah. Digoreng menggunakan minyak sehat, rasanya gurih manis dengan aroma wijen, jadi terasa lezat disantap panas sehingga bikin ketagihan.