Usaha Ikan Air Tawar Danau Sentani

  • 12 Mar 2026 16:10 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Pepatah banyak jalan menuju Roma, masih relevan menggambarkan kehidupan sehari-hari, terutama dalam upaya mencari penghasilan untuk keluarga. Setiap orang memiliki cara berbeda mengumpulkan rupiah asalkan memiliki kemauan kuat, bekerja keras, berusaha, serta terus berkarya.

Semangat tersebut terlihat pada Sidik, perantau asal Jawa berusia sekitar 40 tahun yang menekuni usaha penjualan ikan. Dengan kerja keras dan ketekunan, ia menjalankan usaha penjualan ikan air tawar hidup yang dipasok dari Danau Sentani.

Sidik menjalankan usaha bersama istrinya, dengan menyediakan berbagai jenis ikan air tawar yang dijual dalam keadaan hidup. Ikan yang dijual antara lain mujair, lele, belut, gastor, patin, serta ikan mas yang didatangkan langsung dari Sentani.

"Kami buat bak penampungan khusus yang dirancang seperti kolam, agar ikan tetap hidup sebelum dibeli pelanggan. Petani ikan mengantarkan langsung, kemudian pembeli datang, paling lama tiga hari sudah habis," ujarnya, Rabu (11 Maret 2026).

Usaha penjualan ikan hidup tersebut, telah digeluti Sidik sejak tahun 2019 karena melihat peluang kebutuhan pasar. Banyak rumah makan membutuhkan ikan hidup, agar dapat disajikan sebagai menu ikan bakar yang lebih segar.

“Saya siapkan bak untuk menampung ikan yang masih hidup, karena langganan saya banyak dari warung atau rumah makan. Mereka kan menghidangkan ikan bakar, otomatis ikan yang mereka butuhkan tuh ikan yang masih hidup," katanya.

Sidik mengakui omset penjualan mengalami penurunan sejak November 2025 karena permintaan dari langganan mulai berkurang. Meski demikian, usaha tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan keluarga serta biaya pendidikan anak-anaknya setiap hari.

"Langganan saya kebanyakan dari warung makan, tapi permintaan mereka mulai menurun. Tapi kalau untuk biaya hidup sehari-hari tetap amanlah, karena tetap ada pembeli setiap harinya," ucapnya.

Ikan segar milik Sidik dijual dengan harga terjangkau, sesuai jenis dan ukuran ikan yang dipilih pembeli. Lapak penjualan ikan hidup tersebut, berada di samping kantor BKAD Provinsi Papua kawasan Kotaraja, Kota Jayapura.

Rekomendasi Berita