Kebiasaan Makan Unik di Berbagai Negara
- 09 Jun 2026 06:14 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Kebiasaan makan tidak hanya dipengaruhi rasa dan bahan makanan, tetapi juga tradisi, nilai sosial, serta budaya setempat. Penelitian dalam jurnal ScienceDirect, menunjukkan setiap negara memiliki pola makan unik yang berkembang sesuai sejarah dan identitas masyarakatnya.
Di Jepang, menyeruput mi dengan suara cukup keras sering dianggap sebagai bentuk penghargaan terhadap makanan yang disajikan. Kebiasaan tersebut berbeda dengan banyak negara Barat, yang umumnya menganggap suara saat makan sebagai tindakan kurang sopan.
Masyarakat Spanyol, dikenal memiliki waktu makan malam yang lebih larut dibandingkan banyak negara lainnya. Dalam Sage Journals, disebutkan budaya makan tersebut dipengaruhi kebiasaan sosial dan gaya hidup masyarakatnya.
Di India dan beberapa negara Asia Selatan, makan menggunakan tangan masih menjadi kebiasaan yang umum dilakukan. Tradisi tersebut, dipercaya membantu menciptakan hubungan lebih dekat antara makanan, indra peraba, dan pengalaman makan.
Prancis, memiliki budaya makan bersama yang kuat dan sering menjadikan waktu makan sebagai momen interaksi sosial. Penelitian lintas budaya menemukan, kegiatan makan bersama berperan penting dalam membangun hubungan sosial antaranggota masyarakat.
Di beberapa negara Asia Timur, berbagi hidangan dari piring besar yang diletakkan di tengah meja merupakan hal lazim. Kebiasaan tersebut mencerminkan nilai kebersamaan, serta pentingnya interaksi keluarga saat menikmati makanan.
Penelitian yang melibatkan lebih 3.000 responden dari sepuluh negara, menunjukkan budaya makan dunia memiliki banyak perbedaan. Meski demikian, hampir semua masyarakat menjadikan makanan sebagai sarana mempererat identitas budaya dan hubungan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....