Batam Jadi Tuan Rumah Pertemuan Seni Melayu Lintas Bangsa

  • 30 Apr 2026 15:14 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Selama dua malam berturut-turut, Lapangan Sentosa Perdana di Sagulung, Batam dipadati lautan manusia pencinta budaya Melayu. Lebih dari sekadar tontonan, Kenduri Seni Melayu pada 18 hingga 19 April 2026 menjadi ruang hidup warisan leluhur.

Melansir Media Center Riau, tari jogi dari Sanggar Pantai Basri, membuka kisah perempuan pesisir menanti nelayan dari laut. Di sisi panggung lain, pelukis Angela dari Amerika Serikat, melukis langsung bersama perupa Batam mengikuti irama musik Melayu.

Dua tangan dari dua benua berbeda, menorehkan warna di atas kanvas yang sama dalam suasana kolaborasi budaya memikat. Jurnal Besaung Seni Desain dan Budaya 2024, mencatat Kenduri Seni Melayu, wadah diplomasi kebudayaan negara serumpun Asia Tenggara.

Sanggar Rentak Barelang dari SMPN 26 Batam, membawakan tari beganjal yang sarat pesan gotong-royong dalam kehidupan adat Melayu. Riset dalam Seminar Nasional Humaniora Universitas Jambi 2023, menyebut seni pertunjukan sebagai identitas kolektif masyarakat.

Puncak festival menghadirkan sanggar terpilih dari tiga tahap Jelang Kenduri bersama delegasi Malaysia, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam. Budiarto dalam Jurnal Seni dan Diplomasi 2023, menemukan festival lintas negara mampu mempererat hubungan antarbangsa secara efektif.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mencatat, Kenduri Seni Melayu dalam Kalender Event Nusantara, karena terbukti menarik wisatawan berbagai daerah. Romadhan dalam Metacommunication Journal of Communication Studies 2020, menegaskan festival budaya konsisten mampu membangun citra dan kebanggaan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....