Cara Tanaman Pesisir Melawan Abrasi

  • 25 Mei 2026 16:56 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Abrasi pantai akibat gelombang dan arus laut, menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan wilayah pesisir serta lingkungan sekitarnya. Melansir fpmbali.co.id, cara kerja tanaman pesisir melawan abrasi sangat unik, karena memiliki akar kuat, rapat, serta menjalar luas.

Akar tersebut menahan tanah dan sedimen, sehingga dasar pantai tidak mudah terbawa arus laut maupun gelombang besar. Vegetasi pesisir seperti mangrove, nipah, dan pandan laut berfungsi sebagai benteng alami memperlambat kerusakan lingkungan pantai secara efektif.

Mangrove, berfungsi menahan abrasi dengan memperlambat gelombang laut serta mengurangi dampak erosi pantai. Akar mangrove yang menjulur ke laut, mampu menahan tanah dan sedimen sehingga mengurangi risiko abrasi pantai secara signifikan.

Struktur akar tanaman pesisir yang kompleks, mampu memecah energi ombak sebelum mencapai daratan sehingga mengurangi kerusakan pantai. Kekuatan hantaman air laut menjadi berkurang signifikan, sehingga kawasan pesisir lebih aman dari ancaman abrasi maupun erosi.

Selain fungsi fisik, vegetasi pesisir membantu proses pendangkalan alami melalui penangkapan lumpur dan pasir terbawa arus laut. Material tersebut terperangkap di antara akar tanaman, sehingga perlahan menambah luas daratan kawasan pantai secara alami.

Menurut para ahli lingkungan, rehabilitasi hutan bakau menjadi solusi jangka panjang yang ekonomis serta berkelanjutan bagi pesisir.

Tanaman pesisir juga memberikan manfaat ekologis penting, sebagai tempat berkembang biaknya ikan serta berbagai biota laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....