Ciri Kepribadian Orang dengan Kebiasaan Ninggalin Barang di Mana-Mana

  • 08 Mei 2026 07:20 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kebiasaan sering lupa menaruh barang seperti kunci, remote TV, dan barang lainnya manjadi kebiasaan yang kedengarannya sepele. Hal ini dianggap menjadi pribadi yang ceroboh atau kurang teliti.

Dalam banyak kasus, ada hal yang melatarbelakangi keadaan seperti ini. Melansir Your Tango.com dan Beutynesia.com, ada beberapa hal di balik kebiasaan tersebut.

Hal yang pertama yaitu terlalu empatik. Menurut studi University of Michigan, orang ysng meja kerjanya berantakan, sering dipersepsikan kurang peduli dan cendrung neurotik.

Tetapi orang yang cendrung membiarkan barang berceceran di mana-mana, menunjukan hal yang berbeda Yakni mereka masih tetap memiliki empati dan kepedulian terhadap orang lain.

Kebiasaan meninggalkan barang di mana-mana termasuk juga orang yang terlahir kreatif. Melihat barang yang berceceran bisa mendorong pikiran untuk lebih kreatif, menurut sebuah penelitian dalam jurnal Psychological Science. Barang yang berceceran di sekitar, justru mendorong lebih inovatif dan imanjinatif dibandingkan dengan suasana yang terlalu rapi.

Memiliki keterikatan emosional yang tinggi terhadap barang-barang milik sendiri. Hal ini termasuk ciri kepribadian orang yang suka menaruh barang di mana-mana. Artinya, merasa sulit untuk membuang atau merapikan.

Dalam Journal of Behavioral Addictions tahun 2019, benda material sering kali menjadi representasi dari siapa diri seseorang. Sehingga melepaskannya akan terasa seperti kehilangan bagian dari diri.

Sering berbicara sendiri atau melakukan self-talk adalah bagian dari ciri kepribadian orang yang suka meletakkan barang di mana-mana. Fokus kita sering teralihkan, termasuk melakukan tugas sederhana seperti bersih-bersih. Dalam studi Frontiers in Psychology menjelaskan bahwa, self-talk juga berkaitan dengan fungsi eksekutif seseorang.

Memiliki kecenderungan perfeksionis, juga menjadi ciri kepribadian orang yang suka meninggalkan barang di mana-mana. Artinya, hal-hal kecil seperti kerapian lingkungan, sering kali terabaikan dan bukan menjadi prioritas utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....