Lima Hewan Unik yang Masih Bertahan dari Zaman Dinosaurus

  • 24 Mar 2026 07:58 WIB
  •  Jayapura

‎RRI.CO.ID, Jayapura - Dari Zaman purba hingga saat ini, bumi ini sudah banyak mengalami evolusi, termasuk makhluk hidup ‎Melansir laman nationalgeographic.grid.id, berikut lima jenis hewan unik yang masih bertahan sejak zaman purba hingga saat ini.

‎‎1. Ikan Lungfish

‎Ikan ini berasal dari kelompok kuno yang muncul dari periode devon atau sekitar 410 juta tahun yang lalu. Ikan ini memiliki sirip yang unik. Paru-parunya membuat bisa ikan ini bernafas langsung ke udara dan bertahan hidup di masa kekeringan.

‎2. Kepiting Tapal Kuda

‎Hewan satu ini muncul di periode trias yaitu sekitar 250 juta tahun yang lalu. Sebelum itu nenek moyang hewan ini muncul di periode ordovisium atau sekitar 445 juta tahun lalu.

Selama hampir 250 juta tahun, kepiting tapal kuda tidak mengalami perubahan anatomi tubuh sama sekali. Meskipun namanya kepiting tapal kuda, namun jika digolongkan hewan ini malah berkerabat dengan kutu, laba-laba, dan kalajengking.

‎3. Tawon Kayu Cedar

‎Satu-satunya jenis tawon yang masih ada dari periode jura pertengahan, sekitar 165 juta tahun yang lalu. Kini tawon kayu cedar hidup di wilayah Pegunungan California bagian tengah, Amerika Serikat dan British Columbia di Kanada.

‎4. Tuatara

‎Tuatara muncul ketika meledaknya kelompok reptil di periode Jura, sekitar 200 juta tahun yang lalu. Uniknya, meskipun bentuknya mirip seperti kadal namun tuatara bukan kadal.

Mereka hanya berbagi nenek moyang di periode jura. Saat ini t uatara hanya hidup di beberapa pulau terpencil di Selandia Baru.

‎5. Platypus

‎Hewan ini pertama kali ditemukan sekitar abad ke-18 dan langsung membuat ilmuwan bingung. Bentuknya terlihat seperti gabungan beberapa jenis hewan.

Uniknya, platypus ini adalah jenis mamalia semiakuatik. Memiliki mulut berparuh seperti bebek, dan pejantannya memiliki taji beracun di kaki belakangnya.

Walaupun tergolong mamalia, platypus dewasa betina berkembang biak dengan cara bertelur. Sama persis dengan kerabat terdekatnya nokdiak/ekidna. Baca Juga : Nokdiak, Mamalia Bertelur Endemik Papua. (Aldy Riandito)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....