Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jayapura Malam Ini

  • 27 Feb 2026 19:48 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Papua, Jumat, 27 Februari 2026 malam. Kondisi ini diperkirakan dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Informasi prakiraan cuaca yang diperbarui pada pukul 20.40 WIT menyebutkan, potensi hujan terjadi mulai sekitar pukul 20.50 WIT di Kabupaten Jayapura meliputi Sentani, Sentani Timur, Depapre, Sentani Barat, Kemtuk, Demta, Ebungfao, Waibu, Airu, Raveni Rara, dan Yokari.

Cuaca serupa juga berpeluang terjadi di Kabupaten Keerom, khususnya Skanto dan Kaisenar. Sementara di Kota Jayapura, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Muara Tami, dan Heram.

Selain itu, hujan diperkirakan dapat meluas ke sejumlah distrik lain di Kabupaten Jayapura seperti Kemtuk Gresi, Nimbokrang, Unurum Guay, Kaureh, dan Nambluong. Kondisi cuaca ini diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 22.20 WIT.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hidrometeorologis, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang. Warga yang tinggal di daerah perbukitan atau lereng curam diminta lebih waspada terutama jika hujan terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang secara berturut-turut selama beberapa hari.

Bagi masyarakat yang bermukim di dataran rendah atau di sekitar aliran sungai, diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan maupun banjir. Selain itu, warga juga diingatkan untuk berhati-hati terhadap papan reklame, baliho, maupun pepohonan yang berpotensi roboh saat angin kencang.

Instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat lalu lintas juga diharapkan melakukan langkah antisipasi di titik-titik rawan longsor dan banjir guna mengurangi risiko terhadap masyarakat dan pengguna jalan.

Warga yang sempat mengungsi akibat potensi cuaca ekstrem diimbau dapat kembali ke rumah satu hingga dua jam setelah peringatan dini dinyatakan berakhir, dengan tetap memastikan kondisi lingkungan telah aman. Untuk memperoleh informasi cuaca terkini, masyarakat dapat memantau kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman web dan media sosial resminya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....