Penanganan Kasus Keracunan MBG Terus Berjalan, Sebagian Pasien Telah Dipulangkan
- 07 Agt 2026 16:19 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Polda Papua terus melakukan penanganan pasca insiden dugaan keracunan massal yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Hingga Jumat (7/8/2026), aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan instansi terkait masih melakukan langkah-langkah penanganan serta penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan, Polda Papua melalui Polres Jayapura telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menangani kasus tersebut. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian pemeriksaan di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Jayapura.
"Tim Labfor Polda Papua telah melaksanakan olah TKP dan pengecekan di beberapa lokasi untuk menindaklanjuti insiden gangguan kesehatan massal yang terjadi di Distrik Depapre," ujar Kabid Humas Polda Papua.
Selain penyelidikan, Polres Jayapura bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura dan para pemangku kepentingan lainnya juga melakukan berbagai upaya mitigasi guna memastikan penanganan para korban berjalan optimal.
Kombes. Pol. Cahyo Sukarnito menjelaskan, sebagian pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Yowari, kini telah diperbolehkan pulang dan kembali ke Distrik Depapre karena kondisi kesehatannya membaik.
Sementara itu, tenda-tenda darurat yang sebelumnya didirikan di lingkungan RSUD Yowari untuk menampung pasien saat puncak kejadian, kini telah dikosongkan. Adapun pasien yang masih memerlukan penanganan medis lanjutan telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Kota Jayapura, di antaranya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kementerian Kesehatan Jayapura dan Rumah Sakit Dian Harapan.
“Untuk pasien yang memerlukan perawatan lanjutan, saat ini sudah dirujuk ke RSUP dan RS. Dian Harapan, sehingga saat ini sudah tidak ada lagi pasien yang dirawat di tenda darurat di RSUD. Yowari,” tegas Kabid Humas Polda Papua.
Kabid Humas Polda Papua menegaskan, proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam mengungkap penyebab kejadian, sekaligus menentukan langkah penanganan lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait.
“Kita masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, untuk itu masyarakat diharapkan tetap tenang, penangan pasien masih terus dilakukan, dan ini sejalan dengan proses penyelidikan untuk dan pemeriksaan terhadap pihak pihak yang terkait dengan dapur SPPG di Depapre,” tutup Kombes. Pol. Cahyo Sukarnito.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....