SPMB 2026 Kota Jayapura Dibuka 15 hingga 24 Juni
- 20 Mei 2026 13:46 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Jayapura, mulai dibuka pada 15 hingga 24 Juni mendatang. Penerimaan peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dilakukan secara daring sesuai ketentuan pendidikan nasional yang berlaku.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Yoppy Yoram Hanuebi, menyampaikan verifikasi data calon murid berlangsung selama pendaftaran berlangsung. Peserta yang telah mendaftar lebih awal, nantinya langsung diverifikasi pihak sekolah sesuai ketentuan penerimaan murid baru. Tahapan verifikasi data calon murid berlangsung mulai 16 hingga 25 Juni 2026.
Menurut Yoppy, pelaksanaan SPMB Tahun 2026, mengacu pada Permendikdasmen Nomor tiga Tahun 2025, sebagai dasar pelaksanaan resmi. Regulasi tersebut menjadi pedoman pemerintah daerah, dalam menjalankan proses penerimaan murid baru secara adil serta transparan.
"Penerimaan murid baru jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dilaksanakan online. Ada waktu verifikasi data, bagi peserta yang telah menyelesaikan proses pendaftaran lebih awal" ucapnya, Rabu (20 Mei 2026).
Dalam pelaksanaannya, terdapat empat jalur penerimaan diterapkan, yakni domisili, afirmasi, prestasi, serta mutasi bagi calon murid baru. Jalur domisili memperoleh kuota 50 persen karena kondisi wilayah Kota Jayapura dinilai mudah dijangkau masyarakat sekitar.
Pemerintah menilai, sarana pendidikan di Kota Jayapura sudah cukup merata sehingga pelayanan pendidikan lebih mudah diakses masyarakat. Sekolah-sekolah yang tersedia, juga dianggap memiliki fasilitas memadai untuk mendukung proses belajar mengajar secara optimal bagi siswa.
Sementara jalur afirmasi, memperoleh kuota sekitar 30 persen bagi keluarga kurang mampu serta Orang Asli Papua. Anak Port Numbay, juga diprioritaskan dalam jalur afirmasi penerimaan murid baru tahun ini.
Adapun jalur prestasi, memperoleh kuota sekitar 15 persen, sedangkan jalur mutasi mendapatkan kuota sekitar lima persen. Pembagian kuota tersebut, dilakukan agar pemerataan kesempatan pendidikan dapat berjalan lebih baik dan merata.
Yoppy, menjelaskan calon siswa yang terlambat mendaftar masih memiliki kesempatan melalui sekolah lain dengan kuota tersedia. Khusus sekolah kejuruan, penerimaan siswa nantinya disesuaikan kebutuhan sekolah serta jumlah peserta didik yang masih kurang tersedia.
Menurutnya, apabila penerimaan pada jenjang SMA penuh, maka peserta masih dapat mendaftar pada sekolah kejuruan tersedia lainnya. “Kalau di SMA tidak bisa, mungkin masih ada SMK yang siap menerima karena siswanya masih kurang,” katanya.
Yoppy juga menyampaikan hingga sekarang, jenjang SMA belum membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun 2026. Informasi pendaftaran nantinya diumumkan melalui sekolah-sekolah, disertai pemasangan tautan resmi pada sejumlah lokasi pendidikan.
Sosialisasi penerimaan murid baru juga dilakukan menggunakan pamflet serta baliho, yang dipasang pada beberapa titik strategis. Langkah tersebut, bertujuan membantu masyarakat memperoleh informasi resmi mengenai tahapan penerimaan murid baru tahun 2026 secara lengkap.
Yoppy berharap, orang tua tidak memaksakan anak masuk melalui jalur prestasi apabila belum memenuhi syarat administrasi berlaku. Masyarakat diimbau memilih sekolah terdekat sesuai domisili, agar pemerataan pendidikan dapat berjalan baik serta lebih merata nantinya.
Selain itu, pemerintah menegaskan pelaksanaan SPMB Tahun 2026 diharapkan berlangsung bersih, tanpa titipan pihak tertentu dalam penerimaan. "Tahun ini kami harapkan tidak ada titipan dan memo dari orang-orang tertentu dalam penerimaan murid baru,” ujarnya.
Terkait tingginya minat masyarakat terhadap sekolah favorit, Yoppy menilai kualitas pendidikan di Jayapura sudah cukup merata sekarang. Ia juga mengajak masyarakat mempertimbangkan sekolah swasta, karena telah memperoleh bantuan operasional pemerintah bagi siswa tertentu.
“Sekolah yang ada di Jayapura rata-rata sudah bagus. Jadi orang tua tidak perlu memaksakan anak masuk di sekolah tertentu dan bisa memilih sekolah terdekat," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....