Baznas dan Pemprov Papua Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
- 14 Mar 2026 08:00 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID Jayapura- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua menjalin kerjasama strategis dengan Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka memperkuat program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat . Kerja sama ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan zakat , infak, dan sedekah untuk mendukung program yang dicanangkan oleh Guberner dengan tujuan pengentasan kemiskinan di wilayah Papua.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Papua, Joko Dasri mengatakan bahwa Baznas mempunyai visi misi , yang bisa menyatu dengan pemerintahan Gubernur Provinsi Papua yang sekarang dengan program “Papua cerah” . Sedangkan pemerintahan sebelumnya dari almarhum Gubernur Lukas Enembe , mencanangkan program yang disebut “Kasih menembus perbedaan”.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Jayapura Provinsi Papua, Joko Dasri
“Dari program Gubernur, kami dari Baznas Papua, menterjemahkan hal itu, dan apa saja yang bisa dilaksanakan oleh Baznas . Sehingga muncul lima program prioritas seperti Papua cerdas, Papua Peduli, Papua sehat, Papua makmur dan Papua dakwah. Lima program ini, telah dilaksanakan sepanjang lima tahun dan sudah berakhir pada Maret 2026 . Kami tinggal menunggu Pemerintah Provinsi Papua membentuk tim seleksi untuk memilih pengurus selanjutnya,” ujar Joko Dasri , Jumat, (13 Maret 2026).
Disisi lain Joko mengakuinya , tugas-tugas Baznas saat ini, sangat berat salah satunya dalam hal pengumpulan dana. Dimana Baznas harus merencanakan terlebih dahulu, kemudian melaksanakan, mengevaluasi dan audit, dan hasil dari semua kegiatan itu wajib ada pelaporan ke Gubernur, Baznas pusat, Kementrian Agama dan masyarakat .
"Jadi hasil dari pelaksanaan semua kegiatan Baznas harus di audit , apakah biaya yang dikeluarkan sudah sesuai dengan pelaporan. Dan ini kami sampaikan secara transparansi kepada masyarakat , Insya Allah Zakat, infak dan sedekah dari masyarakat akan tersalurkan dengan tepat sasaran ,” katanya.
Joko Dasri mengharapkan, kepada kaum muslimin untuk memahami bahwa zakat fitrah itu hanya dibayarkan sekali setahun khusus di bulan suci Ramadhan . Namun sesungguhnya berbeda dengan zakat penghasilan lain, yang selama satu tahun harus ditunaikan. Hanya saja banyak saudara-saudara muslim kita tidak tahu cara menghitungnya .
“Saya sarankan supaya tidak terlalu berat , zakat penghasilan , sebaiknya ditunaikan setiap bulan. Kalau mengalami kendala atau kesulitan cara menghitungnya, kami dari pihak Baznas selalu siap untuk melayani , bahkan bersedia dipanggil ke rumah yang bersangkutan untuk membantu bagaimana cara menghitung,” ujarnya.
Tantangan terberat Baznas diberbagai daerah, termasuk di Papua, yakni berkaitan dengan penghimpunan , kepercayaan publik dan efektivitas distribusi zakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....