Hiswana Migas Pastikan Stok BBM jelang Idulfitri Aman
- 10 Mar 2026 12:31 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua dan Maluku dipastikan dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua–Maluku, Ledryk Lekenila, Selasa (10/03/2026).
Dikatakan Ledryk Lekenila, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar selama periode Ramadan hingga Idulfitri. Menurutnya, setiap menjelang hari besar keagamaan pemerintah selalu melakukan antisipasi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
“Menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri, pemerintah dan Pertamina selalu menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok BBM tetap tersedia dan pelayanan berjalan dengan baik,” ujar Ledryk Lekenila.
Ia menjelaskan, hingga saat ini peningkatan konsumsi BBM di wilayah Papua dan Maluku belum terlalu signifikan. Kenaikan penjualan masih berada di kisaran sekitar 3 hingga 5 persen dibandingkan kondisi normal.
Menurut Ledryk, Pertamina telah menyiapkan suplai BBM untuk kebutuhan SPBU sejak bulan Maret hingga April. Dengan persiapan tersebut, diharapkan tidak terjadi kendala distribusi maupun kekurangan stok di masyarakat.
Selain itu, Ledryk juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Ia menegaskan, pembelian dalam jumlah besar justru dapat menimbulkan antrean panjang di SPBU serta mengganggu pola distribusi normal.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak membeli BBM dalam jumlah banyak. Jika pembelian dilakukan secara berlebihan, bisa menimbulkan antrean panjang dan membuat penyaluran tidak berjalan normal,” jelasnya.
Terkait harga BBM, Ledryk Lekenila menyebut hingga saat ini belum ada perubahan harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi seperti Pertamax, Dexlite, maupun Pertamax Turbo. Harga BBM non-subsidi bersifat mengikuti harga keekonomian yang dapat berubah sesuai kondisi pasar global.
Ia juga menanggapi isu kenaikan harga minyak dunia yang dipicu situasi geopolitik internasional. Menurutnya, kenaikan harga minyak mentah global memang dapat berdampak pada harga BBM, namun pemerintah dipastikan telah menyiapkan langkah antisipasi agar situasi tetap terkendali.
“Kami berharap selama Ramadan hingga Idulfitri masyarakat tetap bisa memperoleh BBM dengan aman dan harga tetap stabil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ledryk menyampaikan bahwa wilayah Papua dan Maluku saat ini didukung oleh sekitar 14 terminal BBM yang siap melayani penyaluran energi ke berbagai daerah. Di wilayah Jayapura sendiri, baik di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, hingga Kabupaten Keerom, terdapat sekitar 13 hingga 14 SPBU yang seluruhnya dalam kondisi siap beroperasi.
Dengan kesiapan infrastruktur tersebut, Hiswana Migas optimistis distribusi BBM menjelang Idulfitri dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.