Dana Tersendat, Operasional SPPG Pangenrejo Purworejo Berhenti Sementara

  • 20 Nov 2025 15:16 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Operasional dapur layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Pangenrejo, Kabupaten Purworejo, terpaksa berhenti sementara akibat keterlambatan pencairan dana. Kondisi ini berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi bagi ribuan siswa dan siswi.

Penghentian tersebut disebabkan terlambatnya pengajuan proposal dan laporan pertanggungjawaban keuangan, sehingga dana operasional tidak dapat dicairkan tepat waktu. Keterlambatan ini mengakibatkan seluruh cadangan anggaran di SPPG habis, sehingga dapur tidak dapat melanjutkan produksi makanan sejak Senin pekan lalu.

Bintara Urusan Pembinaan Teritorial(Bati Puanter) Kodim 0708 Purworejo, Serma Ahmad Widodo, menyampaikan, pengajuan dana seharusnya dilakukan setiap 10 hari agar pencairan bisa berjalan lancar. “Kalau pengajuan terlambat, otomatis dana turun pun ikut terlambat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025).

Meski demikian, ia menegaskan, laporan dari SPPG dan yayasan telah disampaikan ke pusat untuk proses verifikasi. Kodim 0708 turut membantu percepatan dengan menyampaikan laporan tersebut ke pusat.

SPPG Pangenrejo beroperasi mulai 20 Oktober 2025 dengan dukungan Dapur Sehat Mbakyu dari Yayasan Paramitha Bhakti Nusa. Dapur tersebut dikelola oleh tim yang terdiri dari Budiningsih selaku pemilik, Angga Adi Prasetya sebagai kepala dapur, Adinda Wahyu Safitri sebagai ahli gizi, dan Ninditya Wahyu Febriani sebagai akuntan.

Program MBG di Pangenrejo menyasar 3.160 siswa sebagai penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan. Serma Widodo berharap pencairan dana dapat segera dipercepat agar layanan makan bergizi bisa kembali dinikmati anak-anak.

“Harapan kami dana segera turun sehingga SPPG bisa kembali melayani. Ini murni kendala teknis,” katanya. (AS/APR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....