Muaro Jambi Catat Capaian KB Tertinggi di Jambi, PB MKJP Tembus 284 Persen
- 07 Okt 2026 16:24 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kabupaten Muaro Jambi mencatat capaian positif dalam program keluarga berencana (KB) sepanjang 2026. Hingga Oktober, capaian peserta KB baru dan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) menunjukkan hasil yang melampaui target yang ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno saat mengikuti Zoom Meeting Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di ruang rapat RSUD Kecamatan Sungai Gelam, Rabu 7 Oktober 2026.
Dalam pemaparannya, Bambang menyebut Kabupaten Muaro Jambi menjadi daerah dengan capaian PB MKJP terbaik di Provinsi Jambi pada 2026, dengan realisasi mencapai 284,43 persen.
Capaian tersebut antara lain berasal dari peserta KB baru sebanyak 1.135 akseptor dari target 408 atau mencapai 278,19 persen. Sementara peserta MKJP mencapai 347 akseptor dari target 122, serta KB pascapersalinan sebanyak 659 akseptor dari target 406 atau 162,32 persen.
Menurut Bambang, capaian tersebut tidak hanya dilihat dari angka, tetapi juga menjadi indikator semakin terbukanya akses masyarakat terhadap pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.
“Kontrasepsi bukan hanya soal menunda kehamilan, tapi tentang merencanakan masa depan keluarga yang berkualitas, dari sisi kesehatan ibu, anak, maupun ketahanan ekonomi keluarga,” tutur Bambang.
Ia mengatakan, keberhasilan program KB membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Saat ini terdapat 169 mitra kerja pelayanan KB di Muaro Jambi, mulai dari rumah sakit, puskesmas, pustu, polindes hingga praktik bidan mandiri.
Dukungan juga datang dari TP PKK, DPRD, TNI/Polri, Kementerian Agama, organisasi profesi seperti IBI, IDI dan POGI, serta sektor swasta.
Hingga Oktober 2026, jumlah peserta KB aktif di Kabupaten Muaro Jambi tercatat 52.666 orang. Penggunaan kontrasepsi masih didominasi metode suntik sebanyak 34.601 peserta dan pil sebanyak 8.415 peserta.

Bambang menegaskan, capaian tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat. Program KB, kata dia, memiliki keterkaitan dengan upaya pemerintah dalam menekan stunting serta angka kematian ibu dan bayi.
“Kita ingin capaian ini tidak berhenti pada angka, tetapi berdampak pada kualitas keluarga. Pelayanan KB harus semakin mudah diakses dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar sehingga dapat memilih metode kontrasepsi sesuai kebutuhannya,” katanya.
Ia berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat agar cakupan pelayanan KB di Muaro Jambi semakin luas, sekaligus mendukung pembangunan keluarga yang sehat dan berkualitas.
Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi, Ririn Novianty, SE., juga menegaskan kesiapan TP PKK untuk terus mengambil bagian dalam penguatan program KB, terutama melalui edukasi dan pendampingan di tengah masyarakat.
“TP PKK siap bersinergi dalam memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat, karena perencanaan keluarga berkaitan erat dengan kesehatan, tumbuh kembang anak dan ketahanan keluarga,” kata Ririn.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....