Wilayah Jambi Musim Hujan 55 persen Mundur hingga 3 Dasarian

  • 01 Okt 2026 04:06 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi mengalami kemunduran dibandingkan kondisi normal.

Kepala Stasiun Klimatologi Jambi, Darmadi, mengatakan sekitar 55 persen wilayah Jambi diprediksi mengalami kemunduran awal musim hujan hingga tiga dasarian.

Hal itu disampaikan Darmadi dalam press release Prediksi Awal Musim Hujan 2026/2027 Provinsi Jambi.

“Sekitar 55 persen dari wilayah Provinsi Jambi diprediksi mundur sampai tiga dasarian,” tutur Darmadi, Selasa 29 September 2026.

Selain itu, sekitar 36 persen wilayah diprediksi mengalami kemunduran awal musim hujan selama dua dasarian. Sementara sekitar 9 persen wilayah lainnya mundur satu dasarian dibandingkan kondisi normal.

Darmadi menjelaskan, awal musim hujan 2026/2027 tidak akan terjadi secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Pada dasarian ketiga Oktober 2026, awal musim hujan diprediksi terjadi di empat Zona Musim (ZOM), atau sekitar 37 persen dari total 11 ZOM di Provinsi Jambi.

Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sebagian besar Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, sebagian besar Sarolangun, sebagian kecil Merangin, sebagian besar Tebo dan Kabupaten Bungo.

Selanjutnya, awal musim hujan diprediksi terjadi pada dasarian pertama dan kedua November 2026 di tujuh ZOM atau sekitar 63 persen wilayah Provinsi Jambi.

Wilayah tersebut mencakup sebagian kecil Tanjung Jabung Barat, sebagian kecil Tanjung Jabung Timur, sebagian kecil Sarolangun, sebagian besar Merangin, sebagian kecil Bungo, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Menurut Darmadi, perbedaan waktu awal musim hujan tersebut menunjukkan musim hujan di Provinsi Jambi akan dimulai secara bertahap antarzona musim.

Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam melakukan perencanaan di berbagai sektor yang berkaitan dengan kondisi iklim dan curah hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....