Titik Api Masih Marak, Batang Hari Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

  • 30 Sep 2026 16:29 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama tujuh hari ke depan. Keputusan krusial ini diambil menyusul masih maraknya sebaran titik api dan kemunculan kobaran baru di sejumlah wilayah.

Kepastian perpanjangan status tersebut disepakati usai jajaran Pemkab Batang Hari menggelar rapat evaluasi intensif bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, menyatakan bahwa perpanjangan masa tanggap darurat ini sangat penting untuk memastikan pengerahan personel dan armada pemadaman di lapangan dapat berjalan maksimal.

"Berdasarkan rapat evaluasi terkait status tanggap darurat kemarin yang kita laksanakan, disepakati unsur Forkopimda memperpanjang tanggap darurat 7 hari ke depan dengan mempertimbangkan bahwa titik api masih tersebar di wilayah Kabupaten Batang Hari," kata Sholihin, Rabu, 30 September 2026.

Fokus Pemadaman dan Pendinginan di Lokasi Rawan

Sholihin menjelaskan, beberapa wilayah yang menjadi fokus penanganan utama petugas lantaran maraknya titik kebakaran antara lain kawasan Mersam, Pematang Gadung, Malapari, hingga Simpang Terusan.

Saat ini, personel Satuan Tugas (Satgas) Darat Karhutla terus bekerja keras di lapangan untuk melakukan pemadaman langsung sekaligus pendinginan (cooling down) pada area yang terbakar agar api tidak kembali bergejolak.

"Pagi ini kita masih tetap melakukan pendinginan di titik api yang tadi malam di Malapari. Dan pagi ini juga kita akan melakukan pemadaman api yang tadi malam karena informasi dari masyarakat pagi ini api kembali menyala," katanya.

Upaya penyisiran dan pemantauan ketat di titik-titik rawan terus ditingkatkan guna mengantisipasi perluasan dampak karhutla di Kabupaten Batang Hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....